Lampung Aman dari Dampak Geopolitik Energi

- Editor

Kamis, 9 April 2026 - 22:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, Sekabar.ID – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) di Provinsi Lampung dilaporkan berada dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Kepastian ini muncul setelah pemerintah daerah melakukan koordinasi langsung dengan pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Pertemuan tersebut berlangsung di Bandara Radin Inten II, Lampung Selatan, pada 6 April 2026.

Pemerintah Provinsi Lampung secara aktif memantau perkembangan distribusi energi, terutama di tengah dampak situasi geopolitik global yang berpotensi memengaruhi rantai pasok energi. Namun demikian, hasil pemantauan menunjukkan bahwa distribusi BBM dan LPG di wilayah ini tetap berada dalam kondisi stabil.

Kebijakan Kuota dan Distribusi Energi

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa tidak terdapat pengurangan kuota BBM subsidi di wilayah Lampung. Selain itu, pemerintah memastikan bahwa distribusi energi berjalan lancar dan terkontrol, serta harga tetap berada pada tingkat yang sama.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa sistem distribusi energi di Lampung masih berjalan sesuai dengan perencanaan. Kuota yang tersedia telah disesuaikan dengan kebutuhan konsumsi masyarakat, sehingga potensi kekurangan dapat diminimalkan selama pola penggunaan tetap normal.

Pemerintah daerah juga memberikan perhatian khusus terhadap perilaku konsumsi masyarakat. Gubernur mengimbau agar masyarakat tidak melakukan panic buying atau pembelian berlebihan. Tindakan tersebut dinilai dapat mengganggu keseimbangan distribusi, meskipun secara keseluruhan pasokan berada dalam kondisi cukup.

Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, karena hal tersebut dapat menimbulkan persepsi kelangkaan yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Dengan kata lain, stabilitas pasokan sangat bergantung pada keseimbangan antara distribusi dan pola konsumsi.

Baca juga:  Wamendagri Ribka Haluk Pastikan Pembangunan "Aula Prabowo Subianto" di Sekolah Teologi Wamena Segera Dimulai

Peran Pertamina dalam Menjaga Stabilitas Pasokan

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Erwin Dwiyanto, menyatakan bahwa pihaknya menyediakan pasokan energi berdasarkan kebutuhan riil masyarakat. Ia menegaskan bahwa distribusi dilakukan secara terukur sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan.

Lebih lanjut, realisasi penggunaan BBM subsidi hingga saat ini masih berada dalam koridor kuota yang tersedia. Hal ini menunjukkan bahwa konsumsi masyarakat masih terkendali dan belum melampaui batas distribusi yang direncanakan.

Erwin juga menegaskan kembali bahwa tidak ada pengurangan kuota, dan Pertamina akan terus memenuhi kebutuhan energi masyarakat sesuai dengan permintaan yang ada.

Secara keseluruhan, kondisi ketersediaan BBM dan LPG di Provinsi Lampung berada dalam status stabil, aman, dan terkendali. Pemerintah daerah dan Pertamina telah memastikan bahwa distribusi energi berjalan dengan baik, tanpa adanya gangguan signifikan.

Baca juga:  Pemprov Lampung Buka Peluang Kerja Global, Dorong Generasi Muda Siap Bersaing Internasional

Stabilitas ini tidak hanya bergantung pada sistem distribusi, tetapi juga pada perilaku konsumsi masyarakat. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, penyedia energi, dan masyarakat menjadi faktor utama dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi di wilayah Lampung. (NdH)

Berita Terkait

Dukung Reforma Agraria, Kemendagri Dorong Pemda Manfaatkan Pembiayaan Kreatif dan Lindungi Tanah Ulayat
Penanganan Pascagempa NTT, Mendagri Dorong Percepatan BTT Presiden dan Pendataan Rumah Rusak
Tekan Inflasi Pangan, Mendagri Tito Karnavian Minta Pemda Masifkan Pasar Murah dan Beras SPHP
Buka Pameran Roepa Merdeka, Ketua Harian Dekranas Apresiasi Kreativitas Seni Instalasi DWP BIN
Gebrakan Jemput Bola di Manggarai Barat, Ditjen Dukcapil Terbitkan 358 Dokumen Kependudukan Pascagempa
Pulihkan Layanan Adminduk Pascagempa Flores, Dirjen Dukcapil Terjunkan Tim ke Ngada
Dukcapil Turunkan Enam Tim ke Tujuh Kabupaten, Jemput Bola Tanggap Darurat Gempa NTT
ESDM Lampung Pastikan Seluruh SPBU Sudah Salurkan Biosolar B50

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 18:56 WIB

APBD-P 2026 Bandar Lampung Naik Jadi Rp3,06 Triliun, Fokus Penanganan Drainase dan Banjir

Minggu, 6 September 2026 - 12:52 WIB

Atasi Debu Vulkanik Anak Krakatau, Pemkot Bandar Lampung Semprot Jalan Tiap 3 Jam dan Bagikan Masker

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Bandar Lampung Expo 2026 Serap APBD Rp1,3 M, Disdag Diduga Gagal Sedot Pengunjung

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Anggaran Bandar Lampung Expo 2026 Sarat Kejanggalan, Kabid Perdagangan Klaim “Masih Belajar”

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:40 WIB

DPRD dan Pemkot Bandar Lampung Perkuat Sinergi, Eva Dwiana Fokuskan APBD 2026 untuk Pembangunan dan Pelayanan Dasar

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:12 WIB

Isu Penggerebekan di Hotel MBK Ditepis, Ketua BK DPRD Bandar Lampung Pasang Badan dan Jamin SN Tak Bersalah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:31 WIB

Putaran Uang Merekah Rp3,1 Miliar di Bandar Lampung Expo 2026, UMKM Kuliner Jadi Motor Penggerak Ekonomi

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:52 WIB

Sambut HUT Ke-344, Kemeriahan Festival Kendaraan Hias dan Pawai Budaya Pukau Warga Bandar Lampung

Berita Terbaru