Tanggapi Kritik Banjir, Managing Bumi Adil Sebut Wali Kota Sudah Maksimal Atasi Banjir

- Editor

Rabu, 15 April 2026 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKABAR.ID, BANDAR LAMPUNG – Hujan lebat yang mengguyur Kota Bandar Lampung pada Selasa (14/4/2026) mengakibatkan sejumlah titik di “Kota Tapis Berseri” kembali terendam banjir. Di tengah situasi tersebut, muncul berbagai spekulasi dan pernyataan yang menyudutkan Pemerintah Kota, khususnya Wali Kota Eva Dwiana, yang dianggap kurang maksimal dalam menangani persoalan banjir.

Menanggapi hal tersebut, M. Rian Ali Akbar, S.H.,M.H.,CPLA.,CPM, Managing Partners Bumi Adil Law Fim & Associates memberikan pernyataan tegas. Menurutnya, tudingan bahwa Wali Kota tidak melakukan upaya nyata adalah kekeliruan jika melihat fakta dan pergerakan di lapangan.

Rian menegaskan bahwa berdasarkan pantauan dan berbagai informasi yang beredar, Wali Kota Bandar Lampung justru telah mengerahkan segala daya upaya untuk melakukan pencegahan.

“Kenyataan di lapangan, Wali Kota sudah berusaha melakukan segala cara untuk pencegahan banjir. Kita bisa lihat sendiri bagaimana tim Satgas, BPBD, dan dinas terkait turun langsung, bahkan di jam-jam krusial saat hujan masih berlangsung. Upaya normalisasi dan pengerukan sedimen juga terus berjalan,” ujar Rian, Rabu (15/4/2026).

Kolaborasi Masyarakat dan Pemerintah

Lebih lanjut, Rian mengajak masyarakat Bandar Lampung untuk tidak hanya sekadar mengkritik, tetapi ikut berperan aktif menjadi bagian dari solusi. Ia menilai, warga lokal adalah pihak yang paling memahami kondisi lingkungan mereka sendiri.

“Sebaiknya masyarakat bersama-sama mencari solusi. Warga di lingkungan masing-masinglah yang paling tahu di mana titik sumbatan atau penyebab air meluap di wilayahnya. Kolaborasi antara warga dan pemerintah sangat dibutuhkan agar penanganan tepat sasaran,” tambahnya.

Baca juga:  Dafi Ditemukan, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Sambangi Rumah Duka

Sebagai bentuk evaluasi bagi Pemerintah Kota Bandar Lampung, Rian menyarankan agar pengawasan di tingkat bawah diperketat. Ia meminta aparatur mulai dari Ketua RT, Lurah, hingga Camat untuk lebih proaktif dalam memetakan masalah di wilayah masing-masing.

“Evaluasi untuk ke depannya, aparat mulai dari RT, Lurah, hingga Camat harus berperan aktif memantau daerahnya. Mereka harus mengidentifikasi secara detail apa penyebab banjir di titik tertentu,” tegas Rian.

Selain masalah drainase, Rian juga menyoroti aspek pembangunan di pemukiman. Ia menghimbau pihak kecamatan dan kelurahan agar lebih jeli dalam mengawasi izin pembangunan.

“Setiap ada pembangunan baru, sebaiknya dianalisis secara mendalam, apakah akan berdampak pada penyempitan aliran air atau menyebabkan banjir di kemudian hari. Jangan sampai pembangunan fisik mengabaikan analisis dampak lingkungan,” pungkasnya. (Red)

Baca juga:  Sepanjang 2025 Dinkes Kota Catat 417 Kasus DBD di Bandar Lampung

Berita Terkait

Dukung Kapolda Lampung, Ardho Minta Begal di Lampung Dibasmi
Kasus Dugaan Pemerasan Wahyudi dan Padli Berakhir Vonis 7 Bulan 20 Hari
Kadafi Diserang Isu PIP-KIP, Kuasa Hukum: Ada Konflik Keluarga di Balik Layar
Bocah Tewas Tenggelam di Hotel Swiss-Bel, Wali Kota Bandar Lampung Kecewa: Standar Keselamatan Dipertanyakan!
Pendekar Banten Turunkan Atlet Putri di Seleksi Sirkuit PON
Diduga Langgar Perwali, Alfamart Dekat Rumah Pejabat Tetap Kantongi Izin
Mahasiswa FISIP Unila Pelajari Strategi Redaksi dan Manajemen Media di sinarlampung.co
PAN Lampung Gelar Konsolidasi Akbar di Novotel, 1.500 Kader Siap “Satu Komando”

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 12:32 WIB

Dukung Kapolda Lampung, Ardho Minta Begal di Lampung Dibasmi

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:21 WIB

Kasus Dugaan Pemerasan Wahyudi dan Padli Berakhir Vonis 7 Bulan 20 Hari

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:02 WIB

Kadafi Diserang Isu PIP-KIP, Kuasa Hukum: Ada Konflik Keluarga di Balik Layar

Senin, 4 Mei 2026 - 13:20 WIB

Bocah Tewas Tenggelam di Hotel Swiss-Bel, Wali Kota Bandar Lampung Kecewa: Standar Keselamatan Dipertanyakan!

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:50 WIB

Diduga Langgar Perwali, Alfamart Dekat Rumah Pejabat Tetap Kantongi Izin

Rabu, 29 April 2026 - 18:16 WIB

PAN Lampung Gelar Konsolidasi Akbar di Novotel, 1.500 Kader Siap “Satu Komando”

Rabu, 29 April 2026 - 02:07 WIB

Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi PI 10%

Senin, 27 April 2026 - 14:45 WIB

Rumah Warga Purwodadi Lamsel Hangus Terbakar

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Dukung Kapolda Lampung, Ardho Minta Begal di Lampung Dibasmi

Senin, 11 Mei 2026 - 12:32 WIB