Iksamenan Ponpes Pesawaran Jadi Bukti Tradisi Tetap Hidup

- Editor

Senin, 20 April 2026 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN, Sekabar.ID – Pondok Pesantren Sabilul Muhtadin yang berada di Kampung Kali Pojok, Desa Tanjung Agung, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, kembali menggelar perhelatan besar bertajuk Iksamenan, Ahad, 19 April 2026.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini berlangsung khidmat dan penuh haru. Iksamenan bukan hanya menjadi agenda tahunan pesantren, tetapi juga menjadi simbol kesungguhan para santri dalam menuntut ilmu agama serta bentuk pertanggungjawaban pendidikan kepada masyarakat.

Sejak pagi, para santri tampil satu per satu di hadapan para pengasuh pondok, wali santri, tokoh agama, serta masyarakat sekitar. Mereka menunjukkan hasil belajar dengan melakukan setoran hafalan berbagai kitab dasar Islam yang selama ini dipelajari di lingkungan pesantren.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kitab-kitab tersebut meliputi Aqidatul Awam, Safinatun Najah, Mukhtarul Ahadits, Nadzom Imrithi, hingga Nadzom Maqshud. Hafalan tersebut menjadi bukti nyata dari proses panjang pembelajaran yang dijalani para santri setiap hari.

Bukan Sekadar Tradisi Tahunan

Pengasuh Pondok Pesantren Sabilul Muhtadin, Ustadz M. Sapri, menegaskan bahwa Iksamenan bukan sekadar seremoni rutin tahunan. Menurutnya, kegiatan ini memiliki makna yang jauh lebih dalam, yakni sebagai bentuk komitmen pesantren dalam mencetak generasi yang berilmu, beradab, dan memiliki akhlak mulia.

Baca juga:  Sidak Tiga SPBU di Lampung: Barcode dan Nomor Polisi Kendaraan Dipastikan Sesuai

Ia menjelaskan bahwa pesantren memiliki tanggung jawab moral untuk melahirkan santri yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan sosial.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pendidikan agama harus tetap menjadi pondasi utama dalam membentuk karakter anak-anak kita,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan seorang santri tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari adab, akhlak, serta manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat.

Santunan Yatim Menjadi Puncak Haru

Suasana semakin menyentuh ketika acara memasuki puncaknya pada pukul 15.00 WIB. Dalam momen tersebut, pesantren menggelar prosesi santunan kepada anak yatim, yang menjadi bagian penting dari rangkaian Iksamenan tahun ini.

Kehangatan dan rasa syukur terasa begitu kuat di tengah para hadirin. Momentum ini menjadi pengingat bahwa pendidikan pesantren tidak hanya menanamkan ilmu, tetapi juga menumbuhkan nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi.

Baca juga:  Disorot Tajam DPRD, Proyek Trotoar Rp21 Miliar dan Drainase TPA Bakung Jadi 'Rapor Merah' Dinas PU Bandar Lampung

Dalam tausiyahnya, Ustadzah Putri Amalia menyampaikan pesan mendalam kepada para orang tua yang hadir. Ia mengingatkan pentingnya menjadikan pendidikan agama sebagai prioritas utama bagi anak-anak, terutama di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Menurutnya, dunia saat ini menghadirkan banyak ujian moral dan sosial. Karena itu, keluarga harus menjadi benteng pertama dalam menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini.

Dukungan Tokoh Masyarakat

Kegiatan ini juga mendapat perhatian besar dari pemerintah setempat, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa pesantren masih menjadi pusat penting dalam pembangunan moral masyarakat.

Salah satu tokoh masyarakat yang hadir, Zeffry, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut. Ia menilai Iksamenan menjadi langkah nyata dalam memperkuat hubungan antara para kyai, guru ngaji, dan para santri.

“Kami sangat bangga dan menyambut baik kegiatan ini. Ini adalah langkah nyata dalam memperkuat jejaring antara para kyai, guru ngaji, dan santri. Buah dari ketekunan mengaji para santri tidak hanya dirasakan oleh orang tua, tetapi juga memberi manfaat besar bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan pondok pesantren seperti Sabilul Muhtadin sangat penting dalam menjaga nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun generasi masa depan yang berkarakter kuat.

Baca juga:  YLKI Lampung Pastikan Distribusi LPG di Pangkalan Masih Aman hingga Lebaran

Pesantren Tetap Menjadi Oase Masyarakat

Iksamenan tahun 2026 menjadi bukti bahwa tradisi pesantren tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Ketika banyak tantangan sosial terus bermunculan, pesantren hadir sebagai ruang pembinaan karakter dan akhlak.

Dengan semangat belajar, berbagi, dan pengabdian, Pondok Pesantren Sabilul Muhtadin terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berakhlakul karimah.

Lebih dari sekadar ujian hafalan, Iksamenan menjadi cermin bahwa pendidikan berbasis nilai-nilai agama masih menjadi harapan besar bagi masyarakat Kabupaten Pesawaran.

Tradisi ini tidak hanya menjaga warisan keilmuan Islam, tetapi juga memperkuat fondasi moral generasi muda untuk masa depan yang lebih baik. (Usm/NdH)

Berita Terkait

Lindungi Generasi Muda, Jajaran Polresta Bandar Lampung Turun Langsung ke Sekolah
Sidak Tiga SPBU di Lampung, Pertamina dan ESDM Soroti Stok hingga Antrean BBM Subsidi
Ada Keluhan Antrean BBM, Pertamina Sidak Dua SPBU di Kota Metro
Cek Penyaluran BBM Subsidi di Metro Kibang, QR Code dan Nopol Kendaraan Dicocokkan
Daftar 6 Lokasi SPBU BBM Satu Harga di Lampung Barat, Sediakan Pertalite hingga Pertamax
Ekonomi Lampung Tumbuh, Konsumsi Pertalite Ikut Naik 10 Persen
Sidak Tiga SPBU di Lampung: Barcode dan Nomor Polisi Kendaraan Dipastikan Sesuai
Pertamina Perketat Pengawasan Biosolar Bersubsidi di Lampung, Pembelian Diverifikasi QR Code

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:31 WIB

KMP Batumandi Hangus Terbakar, Asap Masih Membubung di Perairan Merak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Kapal KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak, Asap Hitam Membumbung

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Nelayan Pesisir Barat Dikabarkan Tenggelam saat Memancing, Perahu Ditemukan Terbalik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Prabowo Terima Sekjen PBB António Guterres di Hambalang, Bahas Kerja Sama Multilateral

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Malam Ini Prabowo Pimpin Rapat Kabinet Merah Putih di Istana Bogor

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Prabowo Kumpulkan Menteri, Wamen, dan Kepala Badan di Istana Bogor Malam Ini

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Bangkai KMP Nusajaya Hampir Habis Dipotong di Laut Merak, Izin dan Pengawasan Dipertanyakan

Jumat, 25 September 2026 - 15:57 WIB

Cek Penyaluran BBM Subsidi di Metro Kibang, QR Code dan Nopol Kendaraan Dicocokkan

Berita Terbaru