English Competition 2026 Jadi Panggung Talenta, Rodi: Latih Mental dan Kemampuan Global Siswa

- Editor

Jumat, 24 April 2026 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKABAR.ID, PRINGSEWU – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah II Provinsi Lampung kembali menegaskan perannya sebagai motor penggerak peningkatan mutu pendidikan melalui penyelenggaraan English Competition 2026. Kegiatan ini diikuti sebanyak 208 pelajar SMA/SMK negeri dan swasta se-Wilayah II dan digelar di SMAN 2 Pringsewu, pada Rabu (23/4/2026).

Ajang yang diinisiasi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris SMA/SMK tersebut menjadi ruang strategis dalam mendorong penguatan kompetensi bahasa Inggris di kalangan pelajar. Sebanyak lima cabang lomba dipertandingkan, yakni speech, storytelling, singing contest, scrabble, dan news casting.

Kompetisi ini menghadirkan dewan juri dari berbagai perguruan tinggi, di antaranya Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI), Universitas Teknokrat Indonesia, serta praktisi seni dan bahasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Lampung, Rodi Hayani Samsun, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa penyelenggaraan kompetisi ini menjadi kebanggaan bagi Cabdin Wilayah II sekaligus bukti kemampuan menghadirkan ruang kompetisi berkualitas bagi siswa.

Baca juga:  Pelaku Pembunuhan Sadis Dua Bocah Kakak Beradik di Pesisir Barat Ditangkap, Polisi Dalami Motifnya 

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dan akan dijadikan agenda tahunan, serta sejalan dengan visi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan.

“Penyelenggaraan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Cabang Dinas Wilayah II, tetapi juga menjadi bukti bahwa kita mampu menghadirkan ruang-ruang kompetisi yang berkualitas bagi siswa. Ini adalah langkah awal yang sangat strategis, dan kami berkomitmen menjadikannya sebagai agenda tahunan,” ujar Rodi.

Ia menegaskan, kegiatan ini memiliki makna yang jauh lebih luas dibanding sekadar perlombaan.

“Tujuan utama dari kegiatan ini bukan hanya untuk menentukan siapa yang juara. Yang lebih penting adalah bagaimana kita membangun ekosistem pembelajaran yang mendorong siswa berani tampil, percaya diri, dan mampu mengekspresikan kemampuan mereka dalam bahasa Inggris,” katanya.

Baca juga:  Tragedi Wisata, Dua Mahasiswi Hanyut di Wira Garden Ditemukan Tak Bernyawa

Menurut Rodi, kemampuan berbahasa Inggris saat ini bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan kebutuhan dasar yang harus dimiliki pelajar di tengah arus globalisasi.

“Kita ingin anak-anak kita tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan komunikasi global. Melalui ajang seperti ini, mereka dilatih untuk berpikir kritis, berani berbicara di depan publik, serta mampu bersaing tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional bahkan internasional,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara sekolah, guru, dan pemangku kepentingan pendidikan lainnya.

“Keterlibatan MGMP, dukungan kepala sekolah, serta kehadiran juri dari perguruan tinggi menunjukkan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Ini yang ingin terus kita bangun di Cabdin Wilayah II, yakni sinergi untuk menciptakan generasi unggul,” tambahnya.

Baca juga:  Gerhana Bulan Total Hiasi Langit Indonesia 7–8 September, Catat Jadwal Lengkapnya

Sementara itu, Ketua Panitia, Mr. Bambang, menekankan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum kebangkitan peran MGMP Bahasa Inggris yang selama ini dinilai kurang aktif.

“Kegiatan ini kami harapkan mampu menghidupkan kembali MGMP Bahasa Inggris yang selama ini terkesan mati suri. Ini menjadi titik awal untuk memperkuat kolaborasi antar guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa penyelenggaraan kompetisi ini sejalan dengan arah kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.

“Kami ingin menyelaraskan program dengan visi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, dalam upaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Melalui kegiatan ini, kami mendorong lahirnya inovasi dan semangat baru di kalangan pendidik dan peserta didik,” tambah Bambang.

Berita Terkait

Bocah Tewas Tenggelam di Hotel Swiss-Bel, Wali Kota Bandar Lampung Kecewa: Standar Keselamatan Dipertanyakan!
Pendekar Banten Turunkan Atlet Putri di Seleksi Sirkuit PON
Diduga Langgar Perwali, Alfamart Dekat Rumah Pejabat Tetap Kantongi Izin
Mahasiswa FISIP Unila Pelajari Strategi Redaksi dan Manajemen Media di sinarlampung.co
PAN Lampung Gelar Konsolidasi Akbar di Novotel, 1.500 Kader Siap “Satu Komando”
Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi PI 10%
Rumah Warga Purwodadi Lamsel Hangus Terbakar
UD Sumatera Baja Bantah Tudingan Aktivitas Tambang Ilegal: Kegiatan Sesuai Izin Kegiatan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 13:20 WIB

Bocah Tewas Tenggelam di Hotel Swiss-Bel, Wali Kota Bandar Lampung Kecewa: Standar Keselamatan Dipertanyakan!

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:01 WIB

Pendekar Banten Turunkan Atlet Putri di Seleksi Sirkuit PON

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:50 WIB

Diduga Langgar Perwali, Alfamart Dekat Rumah Pejabat Tetap Kantongi Izin

Kamis, 30 April 2026 - 00:13 WIB

Mahasiswa FISIP Unila Pelajari Strategi Redaksi dan Manajemen Media di sinarlampung.co

Rabu, 29 April 2026 - 18:16 WIB

PAN Lampung Gelar Konsolidasi Akbar di Novotel, 1.500 Kader Siap “Satu Komando”

Senin, 27 April 2026 - 14:45 WIB

Rumah Warga Purwodadi Lamsel Hangus Terbakar

Senin, 27 April 2026 - 13:26 WIB

UD Sumatera Baja Bantah Tudingan Aktivitas Tambang Ilegal: Kegiatan Sesuai Izin Kegiatan

Senin, 27 April 2026 - 10:47 WIB

Diduga Adanya Kejanggalan, KSOP Panjang Pilih Bungkam

Berita Terbaru