SEKABAR.ID, LAMPUNG TENGAH – Roda pemerintahan Kampung Negeri Ratu, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah, kini resmi memiliki pimpinan definitif. Hal ini dipastikan setelah rampungnya gelaran Pemilihan Kepala Kampung Antar Waktu (Pilkakam PAW) yang dilaksanakan menyusul wafatnya kepala kampung sebelumnya.
Acara pemilihan yang dipusatkan di Balai Kampung Negeri Ratu tersebut berlangsung kondusif. Agenda krusial ini dihadiri langsung oleh Camat Pubian Chairullah, S.Sos., Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah Hanafi, unsur Danramil, Kapolsek Padang Ratu, serta ratusan tokoh dan warga masyarakat setempat.
Ada pemandangan unik dalam kontestasi politik tingkat desa ini. Berbeda dari pemilihan pada umumnya, Pilkakam PAW di Negeri Ratu hanya diikuti oleh dua kandidat yang merupakan pasangan suami istri (pasutri). Fenomena ini terjadi lantaran hingga batas akhir penjaringan, tidak ada warga lain yang mendaftarkan diri sebagai penantang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah melalui proses pemungutan suara yang berlangsung tertib dan demokratis, Usman Pubian, S.I.P., berhasil unggul dan terpilih sebagai Kepala Kampung (Kakam) Negeri Ratu definitif, menyisihkan sang istri yang menjadi lawan politiknya dalam bilik suara.
Ketua Panitia Pilkakam PAW Kampung Negeri Ratu menegaskan bahwa seluruh tahapan pemilihan telah dieksekusi sesuai dengan regulasi dan mekanisme perundang-undangan yang berlaku. Tingkat partisipasi keterwakilan masyarakat tercatat sangat tinggi, dan nihil temuan pelanggaran berat selama proses kontestasi berlangsung.
Camat Pubian, Chairullah, S.Sos., memberikan apresiasi tinggi atas kedewasaan politik dan semangat berdemokrasi yang ditunjukkan warga Negeri Ratu.
“Walaupun secara rupa hanya diikuti oleh dua calon yang merupakan pasangan suami istri, esensi dan proses pemilihan tetap berjalan lancar, tertib, serta mencerminkan kematangan berdemokrasi yang sehat di tingkat kampung,” ujar Camat.
Di lokasi yang sama, Anggota DPRD Lampung Tengah, Hanafi, menaruh harapan besar agar kepala kampung terpilih dapat langsung tancap gas menjalankan amanah rakyat dengan optimal.
“Saya menitipkan pesan mendalam kepada Kakam terpilih agar dalam bekerja selalu menyandarkan keputusan pada keinginan masyarakat, mengutamakan kepentingan umum, dan segera mengakselerasi program-program pembangunan yang sempat tertunda,” tegas Hanafi.
Sementara itu, Usman Pubian, S.I.P., dalam sambutan kemenangannya pasca-penetapan, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas mandat dan kepercayaan yang diletakkan di pundaknya oleh warga. Ia berkomitmen penuh untuk menakhodai desa secara transparan, adil, dan akuntabel.
“Ini adalah amanah besar yang harus saya pertanggungjawabkan. Fokus saya ke depan adalah mencurahkan energi untuk membangun Kampung Negeri Ratu, mulai dari perbaikan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan birokrasi kepada warga, hingga merawat sendi-sendi kerukunan masyarakat,” pungkas Usman.
Terpilihnya Usman Pubian disambut optimistis oleh warga setempat. Masyarakat menaruh asa agar kepemimpinan baru ini membawa perubahan riil, khususnya pada sektor perbaikan akses jalan kampung, efisiensi pelayanan administrasi, serta program pemberdayaan ekonomi warga.
Dengan terpilihnya Kakam definitif ini, roda pemerintahan di Kampung Negeri Ratu dipastikan kembali berjalan maksimal guna melayani masyarakat hingga akhir masa jabatan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (Iron Guna)






