Pengondisian Media di Sekretariat DPRD Lampung Tengah Jadi Sorotan, Siapa Dekat Dia Dapat?

- Editor

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG TENGAH, SEKABAR.ID — Sekretariat DPRD Lampung Tengah tampaknya punya rumus tersendiri dalam membagi anggaran advertorial kepada media. Rumusnya sederhana, tidak perlu uji kompetensi, bahkan mungkin tidak perlu baca berita. Yang penting dekat, aman, dan sudah saling paham.

Dari tahun 2025 hingga 2026 ini saja, pembagian advertorial kembali menuai bisik-bisik panjang di kalangan wartawan. Sebab, ketika sebagian media hanya mendapat ucapan “nanti dikabari, sedang di musyawarahkan”, ada pihak tertentu yang justru diduga bisa menggenggam lebih dari satu media sekaligus.

Dan lebih menarik lagi, satu media disebut memperoleh nilai sekitar Rp7,5 juta. Tinggal dikalikan saja, hasilnya cukup membuat banyak wartawan hanya bisa menarik napas sambil melihat saldo rekening yang tetap setia di angka memprihatinkan.

Lucunya, Sekretariat DPRD Lampung Tengah sebelumnya begitu percaya diri memperkenalkan sistem Grid A, B, dan C. Sekilas terdengar keren. Seperti seleksi perusahaan multinasional. Seolah semuanya diukur profesional, objektif, dan transparan.

Tapi di lapangan, grid itu terasa lebih mirip dekorasi acara dipasang agar terlihat meyakinkan, meski isinya sudah diatur dari belakang panggung.

Sebab faktanya, media dengan kategori yang sama bisa memperoleh nominal yang berbeda bak langit dan gorong-gorong. Ada yang hanya kebagian recehan formalitas, ada pula yang diduga mendapat jatah belasan hingga puluhan juta rupiah per pencairan advertorial.

Yang lebih menarik, pola seperti ini disebut bukan kejadian baru. Tahun lalu informasi yang beredar juga begitu. Bedanya sekarang lebih terang-terangan. Mungkin karena sudah terlalu nyaman, atau mungkin merasa tak akan ada yang berani bertanya.

Baca juga:  Polda Lampung Tetapkan 8 Tersangka Penganiayaan Tewasnya Pratama Mahasiswa Unila

Padahal publik juga tahu, advertorial itu memakai uang rakyat. Bukan uang warisan nenek moyang pejabat, bukan pula hasil panen dari kebun pribadi sekretariat.

Maka wajar jika banyak pihak mulai bertanya: ini kerja sama media atau arisan kelompok tertentu?

Karena aneh rasanya ketika media yang jelas dan kritis justru tersingkir perlahan, sementara media siluman administrasi bisa muncul mendadak lalu menikmati anggaran dengan tenang.

Jangan sampai sistem Grid A, B, dan C yang digaungkan itu ternyata punya arti baru:

A = Asal dekat

B = Bagi kelompok

C = Cari aman

Kalau memang semuanya transparan, bukalah data penerima advertorial itu secara terang benderang. Supaya publik tahu, ketidak dan pengkondisian media yang dilakukan oleh Sekertariat DPRD Lampung Tengah.

Baca juga:  Wagub Jihan Nurlela Pimpin Apel dan Serahkan SK 863 PPPK Paruh Waktu Pemprov Lampung

Hingga berita ini dipublikasikan, Sekretariat DPRD Lampung Tengah masih belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan ketidakmerataan dan pengondisian anggaran advertorial media di lingkungan DPRD tersebut. (Tim)

Berita Terkait

Sempat Kosong, Kursi Kepala Kampung Negeri Ratu Kini Resmi Diduduki Usman Pubian Via Jalur PAW
Sindikat Curanmor di Lampung Kelabui Korban dengan Pakaian Loreng
Disdikbud Lampung dan Pemred Club Dorong Literasi Guru dan Siswa di Lampung Tengah

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:31 WIB

Putaran Uang Merekah Rp3,1 Miliar di Bandar Lampung Expo 2026, UMKM Kuliner Jadi Motor Penggerak Ekonomi

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:12 WIB

Proyek Belasan Miliar Dinas PKPCK Lampung Dikuasai Tiga Kontraktor, Dugaan Kualifikasi Tak Beres Mencuat

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:53 WIB

Borong Proyek di Dinas PKPCK Lampung, Tiga Kontraktor Diduga Monopoli dan Tak Kantongi SBU Saat Garap Proyek

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:52 WIB

Sambut HUT Ke-344, Kemeriahan Festival Kendaraan Hias dan Pawai Budaya Pukau Warga Bandar Lampung

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:15 WIB

Uang Keringat Rakyat Dipakai Plesiran Ribuan ASN, BPK Endus Kejanggalan Program Umrah Pemkot Bandar Lampung

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:23 WIB

Tinjau Stan Diskominfotik, Sekjen Kemendagri Apresiasi Inovasi “Program Seribu Wajah” Bandar Lampung

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:18 WIB

Bandar Lampung Expo 2026 Resmi Dibuka, Bunda Eva Targetkan Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan UMKM

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:57 WIB

Borong Proyek di Dinas PKPCK Lampung, Tiga Kontraktor Diduga Lakukan Monopoli Terselubung

Berita Terbaru