Bus Mahasiswa KKN ITERA Tergelincir di Kemiling, Warga Nilai Keselamatan Jalan Terabaikan Akibat Proyek Irigasi

- Editor

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKABAR.ID, BANDAR LAMPUNG — Sebuah bus Puspa Lestari yang mengangkut rombongan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi Sumatera (ITERA) tergelincir dan masuk ke parit di wilayah Tanjung Halo, RT 004 Lingkungan II, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, sekitar pukul 09.30 WIB pada Selasa (6/1/2025).

Bus carteran kampus tersebut membawa mahasiswa KKN ITERA menuju lokasi penempatan di Kelurahan Kedaung, Kecamatan Kemiling. Tidak ada korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, bus mengalami kerusakan pada bagian bawah samping dan bagian belakang kendaraan.

Kecelakaan terjadi saat bus melintas di Jalan Tanjung Gedung dari arah Jalan Wan Abdurahman menuju Tanjung Halo. Saat berada di tanjakan, bus diduga kehilangan daya cengkeram roda, kemudian mundur dan akhirnya terperosok ke parit di sisi jalan.

Kondisi jalan yang licin diduga menjadi faktor utama kecelakaan. Di lokasi kejadian, sisa tanah galian proyek irigasi masih terlihat menumpuk dan menutupi sebagian badan jalan. Kondisi tersebut diperparah oleh curah hujan yang cukup tinggi, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan, khususnya di ruas jalan menanjak.

Proses evakuasi bus sempat mengalami kendala. Pada tahap awal, evakuasi dilakukan menggunakan dump truk, namun upaya tersebut tidak berhasil karena keterbatasan daya tarik. Selanjutnya, petugas memanggil mobil derek, hingga akhirnya bus berhasil dievakuasi dari parit.

Seorang warga setempat sekaligus pengguna jalan harian, Adung, mengatakan bahwa kondisi jalan tersebut telah lama dikeluhkan masyarakat. Ia menilai pelaksanaan proyek irigasi belum sepenuhnya disertai pengamanan dampak terhadap keselamatan pengguna jalan.

Baca juga:  Dugaan Penyalahgunaan Izin Restoran, Ini Klarifikasi Humas Venos

“Sejak proyek irigasi berjalan, sisa tanah galian sering dibiarkan di badan jalan. Akibatnya jalan menjadi licin, terutama saat hujan. Sudah beberapa kali kendaraan roda dua dan roda empat tergelincir di titik yang sama,” ujar Adung.

Keluhan serupa disampaikan Ketua RT 004 Lingkungan II Kelurahan Kedaung, Ibrahim. Ia menyebut kerusakan jalan di tanjakan tersebut sudah berlangsung cukup lama dan belum mendapat penanganan dari pemerintah daerah.

“Aspal di tanjakan ini sudah rusak dan sampai sekarang belum ada perbaikan dari pemerintah kota maupun dinas terkait. Selama ini, perbaikan hanya dilakukan secara tambal sulam melalui swadaya masyarakat dengan keterbatasan material,” kata Ibrahim.

Selama proses evakuasi berlangsung, arus lalu lintas tetap berjalan normal dan tidak dilakukan penutupan jalan. Meski tidak menimbulkan korban, peristiwa ini dinilai warga sebagai peringatan atas minimnya pengendalian dampak proyek infrastruktur terhadap keselamatan publik.

Baca juga:  Kadafi Diserang Isu PIP-KIP, Kuasa Hukum: Ada Konflik Keluarga di Balik Layar

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan menyeluruh, termasuk pembersihan sisa material proyek dan perbaikan jalan secara permanen, guna mencegah kejadian serupa terulang. (**)

Berita Terkait

Sidak Tiga SPBU di Lampung: Barcode dan Nomor Polisi Kendaraan Dipastikan Sesuai
Borong Proyek di Dinas PKPCK Lampung, Tiga Kontraktor Diduga Monopoli dan Tak Kantongi SBU Saat Garap Proyek
ESDM Lampung Pastikan Seluruh SPBU Sudah Salurkan Biosolar B50
Dikaitkan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Yuenchi Arwindi Angkat Bicara: Itu Fitnah! 
Kajian Manajemen, Menakar Efek Dominasi Prioritas Pimpinan Terhadap Fungsi Administrasi Organisasi
Kronologi Dump Truck Isi Biosolar di SPBU COCO KM 163A, Pertamina Sebut Pengemudi Memaksa
Anggota DPRD Lampung Tetap Apresiasi Disdikbud Meski Putranya Gagal Seleksi, Sistem CAT Dinilai Adil
Dukung Kapolda Lampung, Ardho Minta Begal di Lampung Dibasmi

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Polisi Tindak Tegas Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Kebakaran Hutan di Way Kambas, Kapolda Lampung Bersama Tim SAR Satuan Brimob Polda Lampung Pantau Lokasi

Senin, 16 Maret 2026 - 08:05 WIB

Operasi Ketupat Krakatau 2026, Brimob Lampung Intensifkan Patroli Dialogis

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:22 WIB

Polda Lampung Bongkar Tambang Emas Ilegal di Way Kanan, 14 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:11 WIB

Tokoh Way Kanan Minta Buruh Tambang Tak Jadi Sasaran Penertiban Tambang Ilegal

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:09 WIB

Peredaran Ganja 13,8 Kg di Lampung Selatan Terungkap oleh Polda Lampung, Satu Pengedar Diamankan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 08:48 WIB

Jelang Nataru 2025–2026, Polri Intensifkan Patroli Dialogis Amankan Gereja dan Objek Vital

Jumat, 19 Desember 2025 - 21:27 WIB

Nataru 2025/2026 di Lampung, 4.021 Personel Dikerahkan Untuk Keamanan

Berita Terbaru