Kendalikan Inflasi, Mendagri Tito Karnavian Imbau Pemda dan Bulog Masifkan Operasi Pasar

- Editor

Senin, 14 September 2026 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKABAR.ID, JAKARTA — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menginstruksikan seluruh pemerintah daerah (Pemda) untuk mewaspadai tren kenaikan harga komoditas pangan utama yang berpotensi memicu lonjakan inflasi nasional. Tiga komoditas yang menjadi perhatian mendesak meliputi daging ayam ras, telur ayam ras, dan beras.

​Instruksi tersebut disampaikan Mendagri saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan penandatanganan kesepakatan pemberdayaan di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (14/9/2026).

​Mendagri memaparkan, meski angka inflasi nasional sebesar 3,19 persen terbilang relatif terkendali, angka tersebut menunjukkan tren kenaikan dibandingkan periode sebelumnya yang berada di posisi 2,88 persen. Secara bulanan (month-to-month), terjadi kenaikan sebesar 0,21 persen dari Juli ke Agustus 2026.

​Laju kenaikan ini terutama ditopang oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau, serta sektor pendidikan dan perawatan pribadi.

​”Bulog dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) perlu segera menggelar operasi pasar. Kumpulkan para produsen dan distributor untuk mengurai akar penyebab kenaikan harga komoditas pangan ini,” tegas Tito.

​Selain dinamika pangan lokal, Tito mengingatkan Pemda dan Kementerian Perhubungan untuk mewaspadai gejolak harga minyak dunia yang berisiko mengerek biaya transportasi, khususnya tarif angkutan udara akibat kenaikan harga avtur.

​Mendagri juga menyoroti masih tingginya disparitas angka inflasi antarwilayah. Ia mendesak Pemda yang mencatatkan inflasi tinggi agar segera mengoptimalkan peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), seraya memberikan apresiasi kepada daerah yang berhasil menjaga stabilitas harga.

Baca juga:  Mendagri Tekankan Pentingnya Sinkronisasi Program Pusat–Daerah untuk Percepat Pembangunan Papua

​Senada dengan Mendagri, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Tomsi Tohir menekankan pentingnya langkah antisipatif dini sebelum kenaikan harga menyentuh batas toleransi.

​”Monitoring harus dilakukan pada setiap rantai distribusi, mulai dari peternak, distributor, hingga pedagang eceran. Jangan menunggu harga terlanjur melonjak tinggi baru dilakukan intervensi,” ujar Tomsi. (*)

Berita Terkait

Atasi Permukiman Kumuh, Wamendagri Bima Arya Minta Pemda Dorong Peran Local Champion dan Komunitas
Dukung Reforma Agraria, Kemendagri Dorong Pemda Manfaatkan Pembiayaan Kreatif dan Lindungi Tanah Ulayat
Penanganan Pascagempa NTT, Mendagri Dorong Percepatan BTT Presiden dan Pendataan Rumah Rusak
Tekan Inflasi Pangan, Mendagri Tito Karnavian Minta Pemda Masifkan Pasar Murah dan Beras SPHP
Buka Pameran Roepa Merdeka, Ketua Harian Dekranas Apresiasi Kreativitas Seni Instalasi DWP BIN
Gebrakan Jemput Bola di Manggarai Barat, Ditjen Dukcapil Terbitkan 358 Dokumen Kependudukan Pascagempa
Pulihkan Layanan Adminduk Pascagempa Flores, Dirjen Dukcapil Terjunkan Tim ke Ngada
Dukcapil Turunkan Enam Tim ke Tujuh Kabupaten, Jemput Bola Tanggap Darurat Gempa NTT

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Polisi Tindak Tegas Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Kebakaran Hutan di Way Kambas, Kapolda Lampung Bersama Tim SAR Satuan Brimob Polda Lampung Pantau Lokasi

Senin, 16 Maret 2026 - 08:05 WIB

Operasi Ketupat Krakatau 2026, Brimob Lampung Intensifkan Patroli Dialogis

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:22 WIB

Polda Lampung Bongkar Tambang Emas Ilegal di Way Kanan, 14 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:11 WIB

Tokoh Way Kanan Minta Buruh Tambang Tak Jadi Sasaran Penertiban Tambang Ilegal

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:09 WIB

Peredaran Ganja 13,8 Kg di Lampung Selatan Terungkap oleh Polda Lampung, Satu Pengedar Diamankan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 08:48 WIB

Jelang Nataru 2025–2026, Polri Intensifkan Patroli Dialogis Amankan Gereja dan Objek Vital

Jumat, 19 Desember 2025 - 21:27 WIB

Nataru 2025/2026 di Lampung, 4.021 Personel Dikerahkan Untuk Keamanan

Berita Terbaru