Tokoh Way Kanan Minta Buruh Tambang Tak Jadi Sasaran Penertiban Tambang Ilegal

- Editor

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKABAR.ID, BANDAR LAMPUNG – Langkah Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menertibkan aktivitas tambang emas ilegal di Kabupaten Way Kanan mendapat apresiasi dari masyarakat. Namun di tengah penegakan hukum tersebut, tokoh masyarakat Way Kanan Rahmad Roni mengingatkan agar nasib para buruh tambang juga menjadi perhatian.

Roni menilai persoalan tambang ilegal di Way Kanan tidak bisa dilihat secara sederhana. Menurutnya, dalam aktivitas tambang terdapat beberapa klaster dengan peran berbeda, mulai dari pengelola, pembeli emas, hingga buruh.

“Dalam persoalan tambang ini ada klaster menengah yang mengelola kegiatan, ada klaster penerima atau pembeli emas, dan yang paling bawah adalah klaster buruh,” kata Rahmad Roni di Bandar Lampung, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan, para buruh tambang berasal dari berbagai latar belakang. Sebagian merupakan pekerja dari luar daerah, namun tidak sedikit pula warga asli Way Kanan yang menggantungkan hidup dari pekerjaan tersebut.

Meski mengaku prihatin dengan kondisi yang terjadi, Roni tetap mengapresiasi langkah tegas aparat kepolisian dalam menertibkan tambang ilegal.

“Kita tetap menjunjung tinggi dan mengapresiasi langkah Pak Kapolda. Penegakan hukum seperti ini, yang besar-besaran di Lampung, baru sekali ini terjadi,” ujarnya.

Namun ia menegaskan, penegakan hukum seharusnya tidak menyasar buruh yang berada di lapisan paling bawah.

“Klaster yang harus kita bela adalah buruh. Mereka ini orang-orang yang bahkan besok makan atau tidak saja belum tentu,” tegasnya.

Baca juga:  Stabilitas Ekonomi Tetap Terjaga di Tengah Gejolak Global, Okk Arun Apresiasi Kinerja Pemerintah

Menurut Roni, jika proses hukum dilakukan, seharusnya menyasar pihak-pihak yang selama ini menikmati hasil terbesar dari aktivitas tambang, seperti pemilik alat, pemodal, maupun pihak yang membeli hasil tambang.

“Kalau mau diproses, silakan klaster lain yang selama ini menikmati hasil dari kekayaan alam itu. Jangan sampai buruh yang hanya bekerja untuk makan justru menjadi korban,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa aktivitas penambangan di wilayah tersebut sebenarnya sudah berlangsung sejak sekitar tahun 1990-an dan awalnya dilakukan secara tradisional oleh masyarakat dengan peralatan sederhana.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas tambang mulai berkembang dengan penggunaan alat berat sehingga skala kegiatan menjadi jauh lebih besar.

Baca juga:  Nataru 2025/2026 di Lampung, 4.021 Personel Dikerahkan Untuk Keamanan

Karena itu, Roni berharap penanganan persoalan tambang dilakukan secara bijak dan berkeadilan, agar masyarakat kecil yang bekerja sebagai buruh tidak menjadi pihak yang paling dirugikan.

Berita Terkait

Indikasi Persekongkolan Proyek Rp41,2 Miliar Dinas SDABMBK Lampura Harga “Dikondisikan”, GEMAK Resmi Seret Kasus ke APH!
Geger! Bayi Perempuan dengan Tali Pusar Masih Menempel Ditemukan di Sungai Lampung Utara
Polisi Amankan Tiga Pria di Bandar Lampung, Sita Sabu 2,97 Gram
Pelarian Residivis Curanmor Berakhir di Jabung, Polisi Sita Pisau Garpu
Disnaker Bandar Lampung Mengaku Tak Punya Data Pengangguran, Komisi IV Soroti Kinerja Instansi
MBG Jadi Program Prioritas Terbesar di Lampung, Anggaran Capai Rp7 Triliun
Kejar-kejaran dengan Polisi, Dua Pria Diduga Terlibat Peredaran Narkoba di Pringsewu Ditangkap
Gegara Cemburu, Suami Bakar Istri Hamil hingga Luka Bakar 80 Persen

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Prabowo Hadapi Sorotan Korupsi dan Ekonomi di Tengah Perombakan Pejabat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Prabowo Panggil Bahlil ke Istana, Bahas Gangguan Listrik dan Distribusi BBM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Prabowo Turun Langsung Tangani Karhutla, Kini Klaim Luas Kebakaran di Bawah 1.000 Hektare

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Prabowo Beri Perhatian Khusus pada Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Karhutla Masih Terjadi, Prabowo Pimpin Rapat Penanganan di Istana Sore Ini

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Prabowo dan El-Sisi Dorong Kerja Sama Perdagangan, Investasi, Kelautan, dan Industri Pertahanan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Prabowo dan Presiden Mesir El-Sisi Gelar Pertemuan Hari Ini di Jakarta

Sabtu, 26 September 2026 - 11:57 WIB

Dekranas Gelar Tumpengan Jelang Pameran Kriyanusa 2026

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Polisi Amankan Tiga Pria di Bandar Lampung, Sita Sabu 2,97 Gram

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:45 WIB