Jadi Garda Terdepan Kampanye Anti Narkotika, BNN Percaya Kepada Komunitas Ojol

- Editor

Rabu, 24 September 2025 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKABAR.ID, NASIONAL – Pesatnya perkembangan infomasi dan kemajuan teknologi saat ini menjadi celah bagi bandar maupun kurir untuk mendistribusikan narkotika serta melindungi diri dari operasi penyelidikan yang dilakukan oleh penegak hukum. Salah satunya, yakni dengan memanfaatkan platform jasa transportasi Ojek Online (Ojol) untuk mengirimkan barang haram tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, saat menggelar audiensi bersama Komunitas Ojek Online, di Ruang Rapat Sudirman, Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Selasa (23/9).

Menurutnya, jika hal ini tidak segera ditangani, nantinya akan menimbulkan kontradiksi dengan program pemerintah, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) maupun ketahanan pangan yang saat ini sedang berjalan sebagai upaya pemerintah guna mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.

Terlebih, perkembangan narkotika saat ini yang semakin mengkhawatirkan dengan munculnya berbagai macam narkotika jenis baru atau New Psycoactive Substances (NPS). Salah satunya berupa liquid vape yang disalahgunakan pada rokok elektrik atau vape.

“Oleh karena itu, peran Komunitas Ojol sebagai komunitas terbesar di Indonesia dalam mengampanyekan gerakan anti narkotika dinilai akan memberikan dampak yang luar biasa. Kehadiran mereka tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat luas, tetapi juga bagi lingkungan sekitarnya, mengingat aktivitas sehari-hari para pengemudi ojol yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik di bidang transportasi maupun pengiriman barang secara online,” imbuh Kepala BNN RI.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia, Igun Wicaksono, mengatakan saat ini sedang membuat Serikat Pengemudi Online terkait perkembangan jasa transportasi maupun pengiriman paket via online yang semakin pesat. Adapun anggotanya berasal dari pengemudi mobil online (taksi online) serta kurir online, jadi anggotanya tidak hanya berasal dari ojek online saja.

Baca juga:  Kemenhub Siapkan Empat Jalur Penyeberangan dan Titik Buffer Zone Hadapi Arus Mudik 2026

“Dengan terbentuknya Serikat Pengemudi Online ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam upaya sosialisasi dan edukasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, karena Kami bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujar Igun.

Sebagai informasi, Igun Wicaksono mengatakan bahwa data jumlah pengemudi online yang terdaftar di Indonesia pada Januari 2025 dari seluruh platform aplikasi, sejumlah 7 juta pengemudi online.

“Kami hadir di sini memang sangat butuh arahan dan sangat ingin belajar mendapatkan edukasi dari Bapak-Bapak sekalian. Bahwa rentannya profesi Kami dan langsung mungkin berhadapan dengan risiko maupun dampak dari peredaran adanya narkoba ini yang perlu Kita waspadai bersama dan Kami inginkan kedepannya sinergitas antara BNN dengan Serikat Pengemudi Online bisa berjalan di seluruh Indonesia,” harap Igun.

Baca juga:  Kusnadi Berpulang: Wakil Rakyat yang Merakyat, Kenangan Hangat dari Ruang DPRD Jawa Timur

Berita Terkait

Atasi Permukiman Kumuh, Wamendagri Bima Arya Minta Pemda Dorong Peran Local Champion dan Komunitas
Kendalikan Inflasi, Mendagri Tito Karnavian Imbau Pemda dan Bulog Masifkan Operasi Pasar
Dukung Reforma Agraria, Kemendagri Dorong Pemda Manfaatkan Pembiayaan Kreatif dan Lindungi Tanah Ulayat
Penanganan Pascagempa NTT, Mendagri Dorong Percepatan BTT Presiden dan Pendataan Rumah Rusak
Tekan Inflasi Pangan, Mendagri Tito Karnavian Minta Pemda Masifkan Pasar Murah dan Beras SPHP
Buka Pameran Roepa Merdeka, Ketua Harian Dekranas Apresiasi Kreativitas Seni Instalasi DWP BIN
Gebrakan Jemput Bola di Manggarai Barat, Ditjen Dukcapil Terbitkan 358 Dokumen Kependudukan Pascagempa
Pulihkan Layanan Adminduk Pascagempa Flores, Dirjen Dukcapil Terjunkan Tim ke Ngada

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 20:59 WIB

Kendalikan Inflasi, Mendagri Tito Karnavian Imbau Pemda dan Bulog Masifkan Operasi Pasar

Selasa, 8 September 2026 - 11:26 WIB

Dukung Reforma Agraria, Kemendagri Dorong Pemda Manfaatkan Pembiayaan Kreatif dan Lindungi Tanah Ulayat

Senin, 7 September 2026 - 19:22 WIB

Penanganan Pascagempa NTT, Mendagri Dorong Percepatan BTT Presiden dan Pendataan Rumah Rusak

Senin, 7 September 2026 - 18:51 WIB

Tekan Inflasi Pangan, Mendagri Tito Karnavian Minta Pemda Masifkan Pasar Murah dan Beras SPHP

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Buka Pameran Roepa Merdeka, Ketua Harian Dekranas Apresiasi Kreativitas Seni Instalasi DWP BIN

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Gebrakan Jemput Bola di Manggarai Barat, Ditjen Dukcapil Terbitkan 358 Dokumen Kependudukan Pascagempa

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Pulihkan Layanan Adminduk Pascagempa Flores, Dirjen Dukcapil Terjunkan Tim ke Ngada

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Dukcapil Turunkan Enam Tim ke Tujuh Kabupaten, Jemput Bola Tanggap Darurat Gempa NTT

Berita Terbaru