SEKABAR.ID, BANDAR LAMPUNG – Suasana penuh semangat dan keceriaan mewarnai peringatan di SMP Negeri 19 Bandar Lampung, Selasa (21/4/2026). Kegiatan yang berlangsung meriah ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, tenaga kependidikan, serta alumni sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan dalam memperjuangkan emansipasi perempuan.
Dengan mengusung tema *“Perempuan Berdaya, Generasi Berkarya”*, peringatan tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan kreatif. Seluruh guru dan tenaga kependidikan tampil mengenakan pakaian adat Nusantara. Sejumlah siswa dari kelas VII hingga IX juga turut mengenakan busana adat untuk mengikuti lomba kreativitas antarkelas yang diselenggarakan pihak sekolah.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala SMP Negeri 19 Bandar Lampung, Yulva Roza, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk merefleksikan peran dan kedudukan perempuan dalam kehidupan sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui peringatan ini, kita diingatkan kembali pada perjuangan R.A. Kartini. Harapannya, semangat tersebut dapat menular kepada para siswa untuk terus berkreasi, belajar, dan berjuang demi kemajuan bangsa,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa lomba kreativitas antarkelas menjadi sarana untuk menggali potensi peserta didik sekaligus melatih keberanian tampil di depan umum.
“Kami ingin siswa tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kepercayaan diri dan mental yang kuat,” tambahnya.
Yulva Roza turut menyampaikan apresiasi kepada para alumni yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada alumni SMPN 19 Bandar Lampung atas partisipasinya. Semoga ke depan sekolah ini semakin berkembang dan menjadi lebih baik,” tutupnya.
Sementara itu, salah satu guru senior, Samsir, menilai peringatan Hari Kartini sebagai momentum reflektif atas peran perempuan di berbagai bidang kehidupan.
“Perempuan memiliki kemampuan yang setara dengan laki-laki. Hal ini terbukti dari banyaknya perempuan yang kini menduduki posisi strategis,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Yulibudiasih, salah satu guru di SMPN 19 Bandar Lampung. Ia mengajak seluruh peserta didik menjadikan Hari Kartini sebagai momen untuk menumbuhkan sikap saling menghormati, khususnya terhadap perempuan.
“Hari ini menjadi pengingat bahwa perempuan layak dihargai, dihormati, dan diberikan kesempatan yang sama dalam berbagai bidang,” tegasnya.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif siswa dalam setiap rangkaian kegiatan. Dukungan penuh dari para guru juga turut memastikan kelancaran acara.
Peringatan Hari Kartini 2026 di SMP Negeri 19 Bandar Lampung tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana edukatif dalam menanamkan nilai kesetaraan, keberanian, dan semangat berkarya. Semangat emansipasi yang diwariskan R.A. Kartini diharapkan terus hidup dalam diri generasi muda, mendorong mereka untuk belajar, berprestasi, dan saling menghargai tanpa memandang perbedaan. (***)






