SEKABAR.ID, BANDAR LAMPUNG – Potret menara tua Masjid Agung Al-Furqon Icon Religius di Kota Tapis Berseri memprihatinkan. Hal ini terpampang jomplang di tengah-tengah estetika kemegahan pembangunan areal ikon nan indah dan mewah berada tepat di depan muka Kantor Pemerintahan Kota (Pemkot) Bandar Lampung.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi menara tua Masjid tampak tidak terawat sejak lama, bahkan sebagian atap langit daripada bangunan mercusuar itu sudah bolong tersisa rangka-rangka nya saja.
Warga setempat, Beni (46) mengatakan, menara tua tersebut memang sudah lama tidak diurus terabaikan sejak berdirinya satu icon baru yakni destinasi wisata religi mercusuar yang dibangun Pemda Bandar Lampung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Iya sudah tidak terawat lagi yang lama ini, karena kan udah ada destinasi menara yang baru itu jadi ya mungkin lebih fokus nya kesana kali, kalo ini kan menara tua,” katanya, pada Selasa, 21 April 2026.
Menurut dia, kondisi usang bangunan menara tua Masjid Agung Al-Furqon ini semestinya dapat juga diperhatikan, kalau kerusakan konstruksi yang terjadi seperti itu terus diabaikan maka risikonya akan membahayakan orang-orang yang berada di sekitar areal tersebut.
“Saya khawatir dengan kondisi yang sudah rusak begini, kalo terus dibiarkan nantinya takut malah mencelakakan orang yang ada di sini,” timpal dia.
Sementara, salah satu pelancong Fikar (28) menyampaikan keheranannya usai melihat kondisi timpang pembangunan yang ada di kawasan tersebut. Dia pun menyebut, hal ini menjadi cerminan sikap nirempati penguasa pada pembangunan Kota.
“Saya tidak habis pikir, ditengah megahnya estetika pembangunan yang ada di sini, tapi kok menyisakkan satu ketimpangan yang amat telanjang. Monumen usang menara tua yang cukup bersejarah ini tempampang di depan muka, ini adalah cerminan sikap nirempati penguasa,” sitirnya.
“Kalau memang sudah tidak dapat dipakai lagi, kenapa tidak dialih fungsikan saja, atau minim-minim diperbaiki lah yang rusaknya, jangan malah nantinya jadi petaka,” tambah Fikar.
Dengan demikian, masyarakat berharap agar Pemerintah Daerah setempat dapat lebih memerhatikan kembali terkait hal ini mengingat Kompleks Masjid Agung Al-Furqon merupakan monumenitas ikonik Kota Bandar Lampung dan juga sebagai salah satu destinasi wisata religi tapis berseri.
Sementara itu, pihak pengurus Masjid Agung Al-Furqon masih dalam proses konfirmasi terkait kondisi tersebut. (Ade)






