Setelah 3 Hari Pencarian, Nelayan yang Jatuh dari Kapal di Labuhan Jukung Ditemukan Meninggal Dunia

- Editor

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESISIR BARAT, SEKABAR.ID – Tim SAR gabungan menemukan Sahroni (45), nelayan yang dilaporkan hilang setelah jatuh dari kapal (man overboard) di perairan Labuhan Jukung, Pekon Kampung Jawa, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, pada Kamis (22/10/2026) dini hari.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah operasi pencarian yang berlangsung selama tiga hari.

Komandan Unit Siaga SAR Pesisir Barat, Ari Wiranata, mewakili Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung, mengonfirmasi bahwa penemuan korban berawal dari laporan nelayan lokal yang melintas di sekitar perairan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 00.05 WIB, kami menerima informasi dari nelayan yang melihat keberadaan korban. Tim langsung bergerak cepat menindaklanjuti titik koordinat yang dilaporkan,” ujar Ari Wiranata dalam keterangan resminya.

Baca juga:  Pelaku Pembunuhan Sadis Dua Bocah Kakak Beradik di Pesisir Barat Ditangkap, Polisi Dalami Motifnya 

Lima menit setelah menerima laporan, tepatnya pukul 00.10 WIB, Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad Sahroni di koordinat 5°11’30.97” LS dan 103°54’43.16” BT. Lokasi penemuan berada sekitar 3 mil laut arah barat laut dari perkiraan titik awal korban terjatuh.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD KH M. Thohir Krui untuk penanganan medis dan pemulasaraan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Sebelumnya, operasi pencarian yang dimulai sejak Selasa (20/10/2026) hingga Rabu (21/10/2026) menghadapi tantangan cuaca ekstrem.

Tim SAR membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). Pencarian dilakukan melalui penyisiran laut berdasarkan SAR Map Prediction, pemantauan udara menggunakan drone, serta pemantauan visual.

Baca juga:  Habisi Bocah Kakak Adik, Eka Stia Membantah

Namun, kondisi cuaca buruk di perairan Samudra Hindia, berupa angin kencang dan gelombang setinggi 1,5 hingga 2,5 meter, sempat menghambat proses penyisiran di permukaan laut.

Operasi SAR tersebut melibatkan Unit Siaga SAR Pesisir Barat, BPBD Pesisir Barat, Ditpolairud Polda Lampung, Satpolairud Polres Pesisir Barat, TNI Koramil dan Polsek Pesisir Tengah, Puskesmas, serta masyarakat dan nelayan setempat.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dihentikan. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Basarnas Lampung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama dalam proses pencarian dan evakuasi korban di tengah kondisi cuaca yang menantang. (*)

Berita Terkait

Aktivitas Gempa di Perairan Pesisir Barat Lampung Berlanjut hingga Senin Dini Hari
Gubernur Lampung Tinjau Pasar Way Batu dan RSUD KH. M. Thohir di Pesisir Barat
Hilirisasi Pertanian, Penguatan BUMDes, dan Vokasi Desa Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir Barat
Habisi Bocah Kakak Adik, Eka Stia Membantah
Pelaku Pembunuhan Sadis Dua Bocah Kakak Beradik di Pesisir Barat Ditangkap, Polisi Dalami Motifnya 

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:31 WIB

KMP Batumandi Hangus Terbakar, Asap Masih Membubung di Perairan Merak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Kapal KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak, Asap Hitam Membumbung

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Nelayan Pesisir Barat Dikabarkan Tenggelam saat Memancing, Perahu Ditemukan Terbalik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Prabowo Terima Sekjen PBB António Guterres di Hambalang, Bahas Kerja Sama Multilateral

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Malam Ini Prabowo Pimpin Rapat Kabinet Merah Putih di Istana Bogor

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Prabowo Kumpulkan Menteri, Wamen, dan Kepala Badan di Istana Bogor Malam Ini

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Bangkai KMP Nusajaya Hampir Habis Dipotong di Laut Merak, Izin dan Pengawasan Dipertanyakan

Jumat, 25 September 2026 - 15:57 WIB

Cek Penyaluran BBM Subsidi di Metro Kibang, QR Code dan Nopol Kendaraan Dicocokkan

Berita Terbaru