LAMPUNG BARAT, Sekabar.ID — Enam SPBU BBM Satu Harga kini beroperasi di Kabupaten Lampung Barat. Kehadiran SPBU tersebut memperluas akses masyarakat terhadap BBM bersubsidi, terutama di kawasan yang jauh dari pusat pelayanan.
Keenam SPBU itu tersebar di enam kecamatan, yakni Kebun Tebu, Air Hitam, Pagar Dewa, Lumbok Seminung, Suoh, dan Gedung Surian.
Program ini menyediakan BBM bersubsidi berupa Pertalite dan Biosolar. Selain itu, masyarakat juga dapat membeli BBM nonsubsidi jenis Pertamax di SPBU tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sales Branch Manager III Fuel PT Pertamina Patra Niaga Sumbagsel, Muhammad Alwan, menjelaskan bahwa BBM Satu Harga merupakan program pemerintah yang bertujuan menyeragamkan harga BBM bersubsidi sampai ke wilayah terpencil.
“Program BBM Satu Harga ini merupakan program pemerintah untuk menyeragamkan harga BBM bersubsidi, khususnya Biosolar dan Pertalite,” kata Alwan, Minggu (20/9/2026).
Sebelum enam SPBU tersebut beroperasi, masyarakat di sejumlah wilayah Lampung Barat harus menempuh perjalanan sekitar satu hingga dua jam untuk membeli BBM di SPBU reguler.
Karena itu, keberadaan SPBU BBM Satu Harga dapat memperpendek akses masyarakat terhadap kebutuhan bahan bakar.
Meski demikian, Pertamina harus menghadapi kondisi geografis dan infrastruktur yang menjadi tantangan tersendiri. Akses menuju beberapa lokasi SPBU masih berupa jalan tanah.
Kendala lain muncul dari jaringan telekomunikasi. Sistem transaksi BBM bersubsidi menggunakan QR code sehingga jaringan yang tidak stabil dapat menghambat proses pelayanan.
Pertamina memastikan fokus saat ini berada pada optimalisasi enam SPBU tersebut. Belum ada rencana penambahan SPBU BBM Satu Harga baru di wilayah Lampung Barat. (NdH)






