Nilam Resmi Tutup Gubernur Cup Cricket 2025, Optimistis Cricket Lampung Kian Berkembang

- Editor

Rabu, 17 Desember 2025 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKABAR.ID, LAMPUNG – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Cricket yang bertajuk “Gubernur Cup Cricket 2025” usai digelar di lapangan Simpang Agung, Lampung Tengah, 15-16 Desember 2025.

Ketua Umum Pengprov Persatuan Cricket Indonesia (PCI), Putri Nilam Sari Djausal menutup kejuaraan itu dan membagikan hadiah untuk para juaranya, pada Selasa 16 Desember 2025.

Perkembang 3 tahun terakhir 25 pemain awal saat ini sudah lebih dari 100 atlet yang kualifikasinya atlet dan baik bermain kriket dan memiliki 8 kepengurusan Kabupaten dan Kota. Dimana secara persyaratan minimal PCI Lampung sudah bisa turut dalam Pekan Olahraga Provinsi tahun 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejak saya pegang Cricket tahun 2023, sampai saat ini cenderung meningkat dari segi prestasi dan juga rekruitmen atlet. Saat ini sudah lebih dari 100-an atlet siap tanding yang memang memiliki komitmen bermain Cricket secara sungguh-sungguh. Ini penting, karena Cricket ini memiliki agenda penting untuk bisa menyumbang medali di PON XXII 2028 nanti. Juga nanti di 2026 kami akan ikut di Porprov Lampung,” kata Nilam, disela final nomor putra di lapangan Simpang Agung, Lampung Tengah Selasa 16 Desember 2025.

Baca juga:  Gubernur Mirza Ajak ITERA Kembangkan Potensi Lampung 

Terkait perlunya lapangan untuk berlatih dan bertanding, Nilam mengatakan bahwa memang secara ideal seharusnya bisa memiliki lapangan yang ada di tengah kota atau pinggiran yang tidak terlalu jauh untuk dijangkau.

“Memang, idealnya kami harus memiliki sarana itu. Namun kami sedang berupaya, baik itu mungkin bisa memanfaatkan lahan di Kota Baru, atau juga kami sedang melakukan penjajakan dengan beberapa perguruan tinggi yang ada di Bandarlampung untuk proses memenuhi sarana itu,” tambah Nilam.

Jika, lanjut Nilam, Cricket ini berada di dekat dunia pendidikan khususnya SMA keatas, maka akan lebih mudah melakukan rekruitmen atlet dalam jangka menengah.

“Sebab Cricket ini kan tidak boleh atau tepatnya tidak disarankan dimulai dari usia dini, karena faktor salah satunya bola. Bolanya keras dan mungkin masih terlalu berbahaya untuk anak-anak. Jadi diperlukan atlet yang sudah remaja atau dewasa untuk bisa lebih safety nya.” Ungkap Nilam.

Baca juga:  Agus Djumadi Sosialisasikan PIP-WK di Gunung Terang, Ajak Warga Jaga Lingkungan dan Nilai Kebangsaan

Sementara itu menurut Sekretaris Umum PCI Lampung, Sularno, Gubernur Cup ini merupakan rangkaian dari program jangka panjang, bahkan sampai pada persiapan atlet nanti ke PON XXII 2028 di NTT-NTB.

“Ini mengawali ya. Jadi dari sini kami seleksi beberapa nama yang menurut tim talent scoating kami bisa dikategorikan sebagai atlet pra kualifikasi, maka akn kami catat dan pantau terus perkembangannya,” tambah Larno.

Setelah kejuaraan ini, Pengprov PCI Lampung mempersiapkan diri untuk menggelar Porprov Lampung, karena persyaratan keberadaan Pengkab dan pengkot sudah cukup.

“Porprov nanti memiliki agenda yang lebih banyak dalam pertandingan. Kalau saat ini kami baru menggelar untuk dua nomor, maka nanti akan lebih banyak dan disesuaikan dengan situasi lapangan yang akan kami pergunakan,” ungkap Larno.

Baca juga:  RSUD Jend Ahmad Y Metro Diduga Bermasalah, Muncul Dugaan Praktik ‘Titip Harga’ dalam Pengadaan Obat

Dalam Gubernur Cup Cricket 2025 kali ini keluar sebagai juara di sector putri dari Lampung Utara, yang difinal mengalahkan Lampung Tengah dengan skor 48-47. Sementara di bagian putra, tim dari Pringsewu yang diwakili dari Universitas Asisyah Pringsewu (UAP) dan juara 2 dari Lampung Tengah.

Berita Terkait

Borong Proyek di Dinas PKPCK Lampung, Tiga Kontraktor Diduga Monopoli dan Tak Kantongi SBU Saat Garap Proyek
ESDM Lampung Pastikan Seluruh SPBU Sudah Salurkan Biosolar B50
Dikaitkan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Yuenchi Arwindi Angkat Bicara: Itu Fitnah! 
Kajian Manajemen, Menakar Efek Dominasi Prioritas Pimpinan Terhadap Fungsi Administrasi Organisasi
Kronologi Dump Truck Isi Biosolar di SPBU COCO KM 163A, Pertamina Sebut Pengemudi Memaksa
Anggota DPRD Lampung Tetap Apresiasi Disdikbud Meski Putranya Gagal Seleksi, Sistem CAT Dinilai Adil
Dukung Kapolda Lampung, Ardho Minta Begal di Lampung Dibasmi
Kasus Dugaan Pemerasan Wahyudi dan Padli Berakhir Vonis 7 Bulan 20 Hari

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:31 WIB

Putaran Uang Merekah Rp3,1 Miliar di Bandar Lampung Expo 2026, UMKM Kuliner Jadi Motor Penggerak Ekonomi

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:12 WIB

Proyek Belasan Miliar Dinas PKPCK Lampung Dikuasai Tiga Kontraktor, Dugaan Kualifikasi Tak Beres Mencuat

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:53 WIB

Borong Proyek di Dinas PKPCK Lampung, Tiga Kontraktor Diduga Monopoli dan Tak Kantongi SBU Saat Garap Proyek

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:52 WIB

Sambut HUT Ke-344, Kemeriahan Festival Kendaraan Hias dan Pawai Budaya Pukau Warga Bandar Lampung

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:15 WIB

Uang Keringat Rakyat Dipakai Plesiran Ribuan ASN, BPK Endus Kejanggalan Program Umrah Pemkot Bandar Lampung

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:23 WIB

Tinjau Stan Diskominfotik, Sekjen Kemendagri Apresiasi Inovasi “Program Seribu Wajah” Bandar Lampung

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:18 WIB

Bandar Lampung Expo 2026 Resmi Dibuka, Bunda Eva Targetkan Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan UMKM

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:57 WIB

Borong Proyek di Dinas PKPCK Lampung, Tiga Kontraktor Diduga Lakukan Monopoli Terselubung

Berita Terbaru