Pulihkan Layanan Adminduk Pascagempa Flores, Dirjen Dukcapil Terjunkan Tim ke Ngada

- Editor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKABAR.ID, BAJAWA – Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Teguh Setyabudi mendatangi Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, Senin (24/8/2026). Kunjungan kerja selama empat hari hingga Kamis (27/8/2026) ini dilakukan atas perintah langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian untuk memulihkan layanan administrasi kependudukan yang lumpuh dan mengganti dokumen warga yang hilang atau rusak pascagempa berkekuatan M 7,7.

Usai transit di Bandar Udara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Teguh bersama rombongan melanjutkan penerbangan ke Bandar Udara Soa di Bajawa, Kabupaten Ngada. Setibanya di lokasi pada sore hari, ia langsung menggelar pertemuan koordinasi dengan Bupati Ngada Raymundus Bena dan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Direktorat Jenderal (Ditjen) Dukcapil Muhammad Nuh Al Azhar yang telah tiba lebih awal di lokasi bencana.

Teguh menyampaikan, fokus utama kedatangan tim gabungan Kemendagri adalah memastikan hak-hak sipil warga terdampak gempa tidak terabaikan di tengah situasi darurat. “Bapak Menteri Dalam Negeri memerintahkan kami turun langsung ke lapangan. Gempa ini tidak hanya merusak tempat tinggal, tetapi juga memusnahkan dokumen-dokumen penting seperti KTP elektronik, Kartu Keluarga, dan Akta Kelahiran milik warga. Kami membawa peralatan lengkap untuk perekaman dan pencetakan cepat agar warga bisa segera mengurus dokumennya kembali tanpa pungutan biaya,” ujar Teguh Setyabudi.

Bupati Ngada Raymundus Bena menyambut baik respons cepat pemerintah pusat dalam menangani dampak pascabencana di wilayahnya. Menurut Raymundus, keberadaan dokumen kependudukan yang valid sangat menentukan kelancaran penyaluran berbagai bantuan sosial dan pemulihan pascabencana bagi warganya.

“Kami sangat berterima kasih atas respon cepat dari Ditjen Dukcapil. Di saat warga kami kehilangan tempat tinggal, dokumen kependudukan sering kali ikut tertimbun atau hilang. Padahal, KTP-el dan KK itu menjadi syarat utama bagi warga untuk menerima bantuan logistik, layanan kesehatan, hingga rehabilitasi rumah dari pemerintah,” kata Raymundus.

Sementara itu, Direktur PIAK Ditjen Dukcapil Muhammad Nuh Al Azhar menyampaikan sejumlah hal yang menjadi perhatian Tim Dukcapil dalam penanganan pascagempa di NTT. Pertama, memastikan data BNBA (by-name by-address) yang sudah diserahkan secara aman kepada Kepala Dinas Dukcapil setempat dapat menjadi data dasar utama dalam mendata penduduk yang terdampak bencana gempa. Kedua, memastikan Kadisdukcapil dan jajarannya tetap dapat memberikan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, seperti pencetakan KTP-el dan Kartu Keluarga, di samping melakukan perekaman perdana KTP-el serta penerbitan Akta Kelahiran dan Akta Kematian.

Baca juga:  Kemendagri dan Kementerian Kebudayaan Teken Nota Kesepahaman Perkuat Sinergi Pemajuan Kebudayaan

“Kami juga memberikan informasi lebih lanjut tentang akses Dashboard SIAK yang secara realtime dapat menyajikan data faktual mengenai kondisi kependudukan yang dinamis di wilayah terdampak. Selain itu, kami menjelaskan kegunaan aplikasi IKD+ yang dimiliki petugas Dukcapil, misalnya untuk mengaktivasi IKD masyarakat, mencari identitas seseorang berdasarkan NIK, membaca microchip yang ada di dalam KTP-el, hingga membantu orangtua dalam pencarian dan penentuan nama unik untuk bayinya,” jelas Muhammad Nuh Al Azhar.

Penanganan pascagempa di Pulau Flores juga mendapat perhatian dari kementerian lain. Pada hari yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti turut berada di Flores untuk meninjau kondisi sekolah terdampak, salah satunya di SDK Rowa, Nagekeo. Pemerintah pusat terus mengoordinasikan bantuan lintas sektor, mulai dari penyiapan tenda darurat, pemulihan sarana pendidikan, pendampingan trauma healing bagi anak-anak, hingga pemulihan dokumen kependudukan warga. (*)

Baca juga:  Konsolidasi Besar, Prof. Arthur Perintahkan Pembentukan DPD PERADI Profesional Lampung

Berita Terkait

Prabowo Hadapi Sorotan Korupsi dan Ekonomi di Tengah Perombakan Pejabat
Sejumlah Jenderal TNI Hadir di Istana, Prabowo Dijadwalkan Lantik Pejabat Siang Ini
Prabowo Panggil Bahlil ke Istana, Bahas Gangguan Listrik dan Distribusi BBM
Prabowo Turun Langsung Tangani Karhutla, Kini Klaim Luas Kebakaran di Bawah 1.000 Hektare
Prabowo Beri Perhatian Khusus pada Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting
Karhutla Masih Terjadi, Prabowo Pimpin Rapat Penanganan di Istana Sore Ini
Prabowo dan El-Sisi Dorong Kerja Sama Perdagangan, Investasi, Kelautan, dan Industri Pertahanan
Prabowo dan Presiden Mesir El-Sisi Gelar Pertemuan Hari Ini di Jakarta

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:45 WIB

Polisi Amankan Tiga Pria di Bandar Lampung, Sita Sabu 2,97 Gram

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Disorot Tajam DPRD, Proyek Trotoar Rp21 Miliar dan Drainase TPA Bakung Jadi ‘Rapor Merah’ Dinas PU Bandar Lampung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Cegah Pengisian Berulang, Lampung Awasi Pembelian Solar Subsidi di SPBU

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Semester I 2026, Investasi Lampung Capai Rp7,3 Triliun dan Serap 9.187 Tenaga Kerja

Senin, 7 September 2026 - 18:56 WIB

APBD-P 2026 Bandar Lampung Naik Jadi Rp3,06 Triliun, Fokus Penanganan Drainase dan Banjir

Senin, 7 September 2026 - 07:04 WIB

Cegah ISPA dan Kontaminasi Abu Vulkanik, Pemkot Bandar Lampung Bagikan Masker di Jalan Protokol

Minggu, 6 September 2026 - 12:52 WIB

Atasi Debu Vulkanik Anak Krakatau, Pemkot Bandar Lampung Semprot Jalan Tiap 3 Jam dan Bagikan Masker

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Bandar Lampung Expo 2026 Serap APBD Rp1,3 M, Disdag Diduga Gagal Sedot Pengunjung

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Polisi Amankan Tiga Pria di Bandar Lampung, Sita Sabu 2,97 Gram

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:45 WIB