Gebrakan Jemput Bola di Manggarai Barat, Ditjen Dukcapil Terbitkan 358 Dokumen Kependudukan Pascagempa

- Editor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKABAR.ID, LABUAN BAJO – Jajaran Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bergerak cepat memulihkan dokumen kependudukan warga pascagempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT). Dipimpin Sekretaris Ditjen (Sesditjen) Dukcapil Hani Syopiar Rustam, Tim Peduli Bencana Kemendagri menggelar layanan jemput bola di Kabupaten Manggarai Barat, Senin (24/8/2026).

Penurunan tim ini merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dan Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Teguh Setyabudi. Mendagri sebelumnya menugaskan Ditjen Dukcapil untuk turun tangan membantu warga yang dokumen kependudukannya hilang atau rusak akibat gempa, seperti KTP elektronik, akta kelahiran, dan kartu keluarga.

“Saya akan segera perintahkan kepada Dirjen Dukcapil untuk koordinasi dengan Dukcapil kabupaten dan provinsi,” kata Mendagri saat meninjau posko pengungsian di Kabupaten Nagekeo, NTT, pekan lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti arahan tersebut, Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi mengerahkan enam tim unit pelayanan ke tujuh kabupaten terdampak di Pulau Flores. Selain Manggarai Barat, tim teknis Ditjen Dukcapil juga diterjunkan ke Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka. “Dukcapil hadir langsung ke lokasi untuk memastikan pelayanan tetap berjalan dan masyarakat dapat segera memperoleh kembali dokumen adminduk yang dibutuhkan secara cepat, mudah, dan gratis,” ujar Teguh.

Baca juga:  Atasi Permukiman Kumuh, Wamendagri Bima Arya Minta Pemda Dorong Peran Local Champion dan Komunitas

Setibanya di Labuan Bajo, rombongan Sesditjen Hani Syopiar Rustam langsung meninjau Kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Manggarai Barat. Meski gedung kantor mengalami kerusakan berupa retak dinding akibat guncangan gempa, pelayanan adminduk kepada masyarakat dipastikan tetap berjalan normal.

Kedatangan Hani beserta tim diterima langsung oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Manggarai Barat Pius Baut mewakili Bupati, didampingi Kepala Dinas Dukcapil Manggarai Barat Valentinus Andi.

Dalam kesempatan itu, Ditjen Dukcapil menyerahkan bantuan hibah sekaligus meminjamkan perangkat teknis untuk menunjang penerbitan dokumen warga di wilayah terdampak. Bantuan hibah yang diserahkan meliputi dua outer atau setara 4.000 keping blangko KTP-el, satu unit perangkat internet Starlink, satu unit SIM card, satu set ribbon, film, cleaning kit, dan kertas A4 80 gram, serta satu unit printer inkjet. Selain itu, dipinjamkan pula satu unit alat rekam KTP-el portable atau mobile enrollment.

Hani Syopiar Rustam menyatakan, bantuan sarana ini diberikan agar proses penggantian dokumen warga yang hilang atau rusak akibat gempa tidak terhambat. “Kehadiran kami di Manggarai Barat adalah amanat untuk memastikan pelayanan publik dasar tidak lumpuh. Perangkat Starlink dan alat rekam portable ini kami serahkan agar petugas dinas di daerah bisa bergerak fleksibel ke posko posko pengungsian. Seluruh penggantian dokumen kependudukan warga yang terdampak bencana dipastikan cepat dan gratis,” kata Hani.

Baca juga:  Lampung Aman dari Dampak Geopolitik Energi

Asisten III Setda Manggarai Barat Pius Baut menyampaikan apresiasi atas dukungan nyata dari Kemendagri. “Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Manggarai Barat, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri. Bantuan sarana pendukung seperti Starlink dan tambahan blangko KTP elektronik ini sangat krusial bagi kami, mengingat kelancaran sinyal dan pasokan logistik kependudukan amat dibutuhkan untuk mempercepat pelayanan di area bencana,” ujar Pius Baut.

Kepala Dinas Dukcapil Manggarai Barat Valentinus Andi menyatakan kesiapan jajarannya untuk terjun ke titik titik lokasi terdampak bersama Tim Ditjen Dukcapil. “Meskipun bangunan kantor kami mengalami retak retak, semangat anggota di lapangan tidak surut. Dengan adanya alat rekam portable dan ketersediaan blangko dari pusat, kami siap menyisir warga yang kehilangan dokumen di desa desa terdampak,” tutur Valentinus.

Rombongan juga mendatangi Posko Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi di Kantor BPBD Manggarai Barat untuk berkoordinasi dengan Wakil Bupati (Wabup) Manggarai Barat Yulianus Weng dan Ketua DPRD Manggarai Barat Benediktus Nurdin. Wabup Yulianus menyampaikan apresiasi serta menitipkan salam hormat kepada Dirjen Dukcapil atas gerak cepat jajaran Kemendagri di lapangan.

Baca juga:  Dekranas Gelar Tumpengan Jelang Pameran Kriyanusa 2026

Tim turut memantau perkembangan situasi di Command Center BPBD Manggarai Barat. Hingga Senin sore, aktivitas seismik masih terasa dengan rentetan gempa susulan berkekuatan di bawah magnitudo 4.

Berdasarkan data rekapitulasi hingga pukul 18.39 WITA, layanan jemput bola dan pelayanan rutin di Manggarai Barat pada hari pertama berhasil menerbitkan total 358 dokumen kependudukan. Rinciannya, perekaman KTP-el sebanyak 36 jiwa, pencetakan KTP-el 94 keping, pencetakan kartu keluarga 174 lembar, pencetakan kartu identitas anak 5 keping, aktivasi Identitas Kependudukan Digital bagi 13 pemohon, pencetakan surat pindah datang 12 dokumen, pencetakan akta kelahiran 18 lembar, pencetakan akta kematian 4 lembar, dan pencetakan akta perkawinan 2 lembar.

Hani menegaskan, kehadiran tim Kemendagri bertujuan memastikan hak sipil warga tidak terhenti di tengah situasi darurat pascabencana. “Dukcapil hadir untuk memastikan warga yang kehilangan atau mendapati dokumen kependudukannya rusak akibat gempa bisa segera mendapatkan penggantinya. Bantuan perangkat dan sarana teknis yang kami serahkan hari ini diharapkan memperkuat daya jangkau Dinas Dukcapil Manggarai Barat dalam melayani masyarakat hingga ke pelosok terdampak,” ujar Hani.

Pelayanan tanggap bencana ini akan terus berlanjut ke sejumlah titik pengungsian dan lokasi terdampak gempa di wilayah Kabupaten Manggarai Barat selama beberapa hari ke depan. (*)

Berita Terkait

Prabowo Hadapi Sorotan Korupsi dan Ekonomi di Tengah Perombakan Pejabat
Sejumlah Jenderal TNI Hadir di Istana, Prabowo Dijadwalkan Lantik Pejabat Siang Ini
Prabowo Panggil Bahlil ke Istana, Bahas Gangguan Listrik dan Distribusi BBM
Prabowo Turun Langsung Tangani Karhutla, Kini Klaim Luas Kebakaran di Bawah 1.000 Hektare
Prabowo Beri Perhatian Khusus pada Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting
Karhutla Masih Terjadi, Prabowo Pimpin Rapat Penanganan di Istana Sore Ini
Prabowo dan El-Sisi Dorong Kerja Sama Perdagangan, Investasi, Kelautan, dan Industri Pertahanan
Prabowo dan Presiden Mesir El-Sisi Gelar Pertemuan Hari Ini di Jakarta

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:45 WIB

Polisi Amankan Tiga Pria di Bandar Lampung, Sita Sabu 2,97 Gram

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Disorot Tajam DPRD, Proyek Trotoar Rp21 Miliar dan Drainase TPA Bakung Jadi ‘Rapor Merah’ Dinas PU Bandar Lampung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Cegah Pengisian Berulang, Lampung Awasi Pembelian Solar Subsidi di SPBU

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Semester I 2026, Investasi Lampung Capai Rp7,3 Triliun dan Serap 9.187 Tenaga Kerja

Senin, 7 September 2026 - 18:56 WIB

APBD-P 2026 Bandar Lampung Naik Jadi Rp3,06 Triliun, Fokus Penanganan Drainase dan Banjir

Senin, 7 September 2026 - 07:04 WIB

Cegah ISPA dan Kontaminasi Abu Vulkanik, Pemkot Bandar Lampung Bagikan Masker di Jalan Protokol

Minggu, 6 September 2026 - 12:52 WIB

Atasi Debu Vulkanik Anak Krakatau, Pemkot Bandar Lampung Semprot Jalan Tiap 3 Jam dan Bagikan Masker

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Bandar Lampung Expo 2026 Serap APBD Rp1,3 M, Disdag Diduga Gagal Sedot Pengunjung

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Polisi Amankan Tiga Pria di Bandar Lampung, Sita Sabu 2,97 Gram

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:45 WIB