SEKABAR.ID, BANDAR LAMPUNG – Anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi PKS, Agus Djumadi, A.Md., menggelar kegiatan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Gunung Terang, Kecamatan Langkapura, pada Kamis, 12 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat nilai-nilai kebangsaan sekaligus mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan di tengah pesatnya perkembangan kota.
Dalam pemaparannya, Agus Djumadi menyoroti pertumbuhan jumlah penduduk Bandar Lampung yang terus meningkat. Perubahan ini berdampak pada fungsi lahan, di mana banyak kawasan yang sebelumnya menjadi daerah resapan air dan lahan persawahan kini beralih menjadi kawasan permukiman.
“Pemerintah Kota harus melakukan penelitian, bagaimana merancang kota ini ke depannya. Dahulu banyak daerah resapan dan sawah, sekarang sudah menjadi rumah. Hal itu tentu tidak bisa sepenuhnya disalahkan, tetapi yang menjadi persoalan adalah bagaimana penataan yang lebih baik lagi,” ujar Agus, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Agus menegaskan DPRD bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung terus berupaya mencari solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan. Pemerintah daerah yang dipimpin Wali Kota Eva Dwiana disebut telah melakukan berbagai langkah untuk memperbaiki tata kelola kota.
“Masih diperlukan kerja keras agar berbagai persoalan di kota ini dapat diatasi secara bertahap,” katanya.
Selain itu, Agus menekankan bahwa keberhasilan menjaga kota tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat. Ia mengajak warga meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, misalnya dengan tidak membuang sampah sembarangan dan rutin gotong royong membersihkan saluran drainase.
“Kesadaran masyarakat sangat penting. Hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan dan gotong royong membersihkan drainase dapat membantu pemerintah dalam mencegah berbagai persoalan lingkungan,” jelasnya.
Di akhir kegiatan, Agus mengajak masyarakat berikhtiar dan berdoa agar Kota Bandar Lampung dijauhkan dari berbagai bencana alam. Ia berharap hujan yang turun menjadi berkah, bukan musibah.
“Kita tentu tidak ingin kota kita mengalami bencana seperti yang pernah terjadi di Aceh dan Sumatera Barat. Karena itu selain berikhtiar, kita juga harus terus berdoa kepada Allah SWT agar hujan yang turun menjadi berkah bagi kita semua,” pungkasnya.
Agus menambahkan, kegiatan sosialisasi PIP-WK ini diharapkan tidak hanya menjadi forum penyampaian materi, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, menjaga persatuan, serta bersama-sama merawat lingkungan demi masa depan Kota Bandar Lampung yang lebih baik.






