Pelaku Pembunuhan Sadis Dua Bocah Kakak Beradik di Pesisir Barat Ditangkap, Polisi Dalami Motifnya 

- Editor

Sabtu, 13 September 2025 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Eka Stia, pelaku pembunuhan sadis dua bocah kakak beradik di Pesisir Barat. (Polres Pesbar)

Foto: Eka Stia, pelaku pembunuhan sadis dua bocah kakak beradik di Pesisir Barat. (Polres Pesbar)

SEKABAR.ID, Pesisir Barat – Misteri pembunuhan sadis dua bocah kakak beradik di Pesisir Barat akhirnya terungkap. Polisi menangkap Eka Stia (19), mahasiswa asal Pekon Baturaja, Kecamatan Pesisir Utara, yang diduga sebagai pelaku utama.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, membenarkan penangkapan tersebut. Eka dibekuk tanpa perlawanan di rumahnya pada Jumat siang, 12 September 2025.

“Benar, Alhamdulillah sudah tertangkap. Siang tadi yang bersangkutan ditangkap di rumahnya. Saat ini masih diperiksa, mohon bersabar,” ujar Yuni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, penyidik kini mendalami motif dan kronologi pembantaian tersebut.

“Mohon bersabar, informasi lebih lanjut akan kami sampaikan setelah pemeriksaan selesai dilakukan,” tambahnya.

Baca juga:  Deflasi Pendidikan Jadi Sejarah Baru, Lampung Dinilai Makin Kompetitif

Kasus ini sempat menyita perhatian publik karena berlangsung brutal. Dua korban kakak beradik, AT (8) dan KK (4), ditemukan warga di area perkebunan pada 14 Mei 2025 malam dengan kondisi mengenaskan.

Keduanya ditemukan tewas dalam posisi berpelukan dengan luka parah akibat senjata tajam. Bahkan wajah dan tempurung kepala korban hilang, serta bagian tubuh tidak lagi utuh.

Empat bulan penyelidikan berjalan penuh hambatan hingga polisi menemukan petunjuk baru. Sepasang anting diduga milik salah satu korban ditemukan di sebuah gubuk, sekitar 50 meter dari lokasi kejadian.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol Indra Hermawan, menyebut barang bukti itu langsung dikirim ke Puslabfor Mabes Polri. “Anting diduga milik korban, tapi bukan ditemukan di lokasi awal melainkan di gubuk. Saat ini masih diteliti di Puslabfor,” jelasnya, Rabu (20/8/2025).

Baca juga:  Pemkot Bandar Lampung Dorong SPPG menggandeng UMKM dan petani 

Indra menambahkan, tim penyidik melibatkan berbagai ahli untuk mengungkap kasus ini. “Ada dokter forensik, psikolog, hingga ahli lain yang membantu penyidik. Setelah seluruh hasil pemeriksaan lengkap, kami akan sampaikan secara resmi,” ungkapnya. (*)

Berita Terkait

Sidak Tiga SPBU di Lampung: Barcode dan Nomor Polisi Kendaraan Dipastikan Sesuai
Dua Jurnalis Diduga Dikeroyok Saat Liputan Proyek Gerbang UIN Raden Intan Lampung
Borong Proyek di Dinas PKPCK Lampung, Tiga Kontraktor Diduga Monopoli dan Tak Kantongi SBU Saat Garap Proyek
ESDM Lampung Pastikan Seluruh SPBU Sudah Salurkan Biosolar B50
Dikaitkan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Yuenchi Arwindi Angkat Bicara: Itu Fitnah! 
Kajian Manajemen, Menakar Efek Dominasi Prioritas Pimpinan Terhadap Fungsi Administrasi Organisasi
Kronologi Dump Truck Isi Biosolar di SPBU COCO KM 163A, Pertamina Sebut Pengemudi Memaksa
Anggota DPRD Lampung Tetap Apresiasi Disdikbud Meski Putranya Gagal Seleksi, Sistem CAT Dinilai Adil

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Polisi Tindak Tegas Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Kebakaran Hutan di Way Kambas, Kapolda Lampung Bersama Tim SAR Satuan Brimob Polda Lampung Pantau Lokasi

Senin, 16 Maret 2026 - 08:05 WIB

Operasi Ketupat Krakatau 2026, Brimob Lampung Intensifkan Patroli Dialogis

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:22 WIB

Polda Lampung Bongkar Tambang Emas Ilegal di Way Kanan, 14 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:11 WIB

Tokoh Way Kanan Minta Buruh Tambang Tak Jadi Sasaran Penertiban Tambang Ilegal

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:09 WIB

Peredaran Ganja 13,8 Kg di Lampung Selatan Terungkap oleh Polda Lampung, Satu Pengedar Diamankan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 08:48 WIB

Jelang Nataru 2025–2026, Polri Intensifkan Patroli Dialogis Amankan Gereja dan Objek Vital

Jumat, 19 Desember 2025 - 21:27 WIB

Nataru 2025/2026 di Lampung, 4.021 Personel Dikerahkan Untuk Keamanan

Berita Terbaru