Gubernur Mirza Ajak ITERA Kembangkan Potensi Lampung 

- Editor

Selasa, 2 September 2025 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung. (Foto: Kominfotik)

Gubernur Lampung. (Foto: Kominfotik)

SEKABAR.ID, Lampung Selatan – Pemerintah Provinsi Lampung membuka lebar peluang kerja sama dengan Perguruan Tinggi yang ada di Provinsi Lampung, salah satunya dengan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dalam upaya membangun Provinsi Lampung.

Hal tersebut diungkapkan oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat mengunjungi Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dalam kegiatan Silaturahmi dan Diskusi Bersama Penyelarasan Program Kegiatan Strategis Institut Teknologi Sumatera dan Pemerintah Provinsi Lampung bertempat di Aula Gedung Kuliah Umum 2 ITERA, Selasa (02/09/2025).

“Kehadiran saya ditengah-tengah keluarga besar ITERA ini merupakan suatu kehormatan sekaligus menjadi kesempatan berharga bagi saya untuk menjalin silaturahmi, mempererat komunikasi dan membuka ruang kerja sama yang lebih luas,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Lampung dalam kesempatan tersebut juga menegaskan bahwa kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan, penelitian, dan penguasaan teknologi. Karena itu, perguruan tinggi seperti ITERA memegang peran penting dalam menggali potensi Lampung, khususnya pada sektor komoditas unggulan.

Baca juga:  Pendekar Banten Turunkan Atlet Putri di Seleksi Sirkuit PON

“Kalau bukan orang Lampung yang meneliti dan mengembangkan kekayaan daerah, maka potensi itu akan diambil orang lain. Dunia pendidikan harus peka terhadap keadaan di sekitar dan memberi solusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Gubernur juga menyoroti tiga komoditas utama Lampung, yaitu beras, singkong, dan jagung, yang menopang sekitar 1,5 juta keluarga. Menurutnya, jika pengelolaan dari hulu hingga hilir dilakukan oleh masyarakat Lampung sendiri, maka kesejahteraan dapat meningkat signifikan.

“Seandainya semua komoditas dikelola penuh oleh masyarakat Lampung, setiap orang bisa mendapatkan penghasilan rata-rata Rp4,5 juta per bulan, jauh di atas kebutuhan dasar,” ungkapnya.

Gubernur menekankan pentingnya hilirisasi komoditas untuk membuka lapangan kerja baru dan menguatkan ekonomi desa. Ia juga meminta dukungan ITERA melalui riset dan teknologi, terutama untuk memperkuat ketahanan pangan serta industri pakan berbasis jagung.

Baca juga:  702 Personel Amankan Mudik Lebaran di Bandar Lampung

“Dengan teknologi pengolahan jagung menjadi konsentrat, kita bisa menghasilkan pakan ayam dan ikan yang murah. Jika ayam, ikan, dan telur terjangkau, maka konsumsi protein masyarakat akan meningkat. Fokus kami adalah menjadikan Lampung sebagai sumber protein,” jelasnya.

Selain pangan, Gubernur juga menyinggung potensi besar Lampung di sektor pariwisata yang diyakini dapat terus dikembangkan ke depan.

Pada kesempatan yang sama, Rektor ITERA Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha menyatakan kesiapan institusinya untuk bersinergi dengan pemerintah provinsi dalam berbagai bidang.

“ITERA siap membantu, Pak Gub, bersinergi sesuai dengan visi misi, ITERA didirikan untuk memaksimalkan sumber daya alam maupun hayati yang ada di Lampung Sumatra untuk kemaslahatan sebesar-besarnya masyarakat dan alam sekitar Lampung, Sumatra dan Indonesia,” tegasnya.

Baca juga:  Polda Lampung Salurkan 2.145 Ton Pangan Lewat Gerakan Pangan Murah

I Nyoman Pugeg menjelaskan bahwa dukungan ITERA diwujudkan melalui program Sinergi Sanga Mitra yang meliputi sektor pangan, kesehatan, air, energi, infrastruktur, transportasi, sampah, pariwisata, dan kebencanaan.

Dalam kunjungannya, Gubernur Mirza berkesempatan meninjau sejumlah fasilitas yang ada di ITERA, antara lain dukungan riset tanaman pangan, Kebun Raya ITERA serta Integrated Waste–Agro Center ITERA (IWACI) yang merupakan pusat pengelolaan sampah yang ada di Institut Teknologi Sumatra. (*)

Berita Terkait

Borong Proyek di Dinas PKPCK Lampung, Tiga Kontraktor Diduga Monopoli dan Tak Kantongi SBU Saat Garap Proyek
ESDM Lampung Pastikan Seluruh SPBU Sudah Salurkan Biosolar B50
Dikaitkan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Yuenchi Arwindi Angkat Bicara: Itu Fitnah! 
Kajian Manajemen, Menakar Efek Dominasi Prioritas Pimpinan Terhadap Fungsi Administrasi Organisasi
Kronologi Dump Truck Isi Biosolar di SPBU COCO KM 163A, Pertamina Sebut Pengemudi Memaksa
Anggota DPRD Lampung Tetap Apresiasi Disdikbud Meski Putranya Gagal Seleksi, Sistem CAT Dinilai Adil
Dukung Kapolda Lampung, Ardho Minta Begal di Lampung Dibasmi
Kasus Dugaan Pemerasan Wahyudi dan Padli Berakhir Vonis 7 Bulan 20 Hari

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 18:56 WIB

APBD-P 2026 Bandar Lampung Naik Jadi Rp3,06 Triliun, Fokus Penanganan Drainase dan Banjir

Minggu, 6 September 2026 - 12:52 WIB

Atasi Debu Vulkanik Anak Krakatau, Pemkot Bandar Lampung Semprot Jalan Tiap 3 Jam dan Bagikan Masker

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Bandar Lampung Expo 2026 Serap APBD Rp1,3 M, Disdag Diduga Gagal Sedot Pengunjung

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Anggaran Bandar Lampung Expo 2026 Sarat Kejanggalan, Kabid Perdagangan Klaim “Masih Belajar”

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:40 WIB

DPRD dan Pemkot Bandar Lampung Perkuat Sinergi, Eva Dwiana Fokuskan APBD 2026 untuk Pembangunan dan Pelayanan Dasar

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:12 WIB

Isu Penggerebekan di Hotel MBK Ditepis, Ketua BK DPRD Bandar Lampung Pasang Badan dan Jamin SN Tak Bersalah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:31 WIB

Putaran Uang Merekah Rp3,1 Miliar di Bandar Lampung Expo 2026, UMKM Kuliner Jadi Motor Penggerak Ekonomi

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:52 WIB

Sambut HUT Ke-344, Kemeriahan Festival Kendaraan Hias dan Pawai Budaya Pukau Warga Bandar Lampung

Berita Terbaru