Hilirisasi Pertanian, Penguatan BUMDes, dan Vokasi Desa Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir Barat

- Editor

Kamis, 18 Desember 2025 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKABAR.ID, PESISIR BARAT — Penguatan hilirisasi komoditas pertanian, pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta program vokasi masyarakat desa terus didorong sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat. Upaya tersebut diwujudkan melalui peninjauan langsung pengelolaan BUMDes, pelaksanaan program vokasi, serta fasilitas pascapanen di Pekon Marang, Rabu (17/12/2025), sebagai bagian dari penguatan ekonomi desa berbasis potensi lokal dan sumber daya manusia.

Dalam kunjungan kerja ini, Gubernur Lampung yang juga didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, serta kepala perangkat daerah terkait memfokuskan kunker sebagai penguatan sektor pertanian, hilirisasi pascapanen, serta pengembangan ekonomi desa melalui BUMDes, dan vokasi masyarakat guna mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah tersebut.

Program BUMDes dan vokasi diarahkan untuk memperluas lapangan kerja, meningkatkan keterampilan masyarakat, serta menciptakan sumber pendapatan baru berbasis potensi lokal. Dibandingkan kondisi sebelumnya, desa kini memiliki unit usaha yang lebih terkelola dan mampu mendorong perputaran ekonomi di tingkat lokal.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam arahannya menyampaikan bahwa Kabupaten Pesisir Barat memiliki potensi alam yang sangat besar, baik dari sektor pariwisata, pertanian, perkebunan, maupun perikanan. Namun menurutnya, keunggulan utama Pesisir Barat terletak pada kualitas sumber daya manusianya.

“Saya melihat potensi alam yang luar biasa, pariwisatanya sangat indah, komoditasnya luar biasa. Tapi yang paling penting, keunggulan Pesisir Barat ini adalah SDM-nya, punya semangat, punya keinginan untuk maju, punya keterbukaan, dan punya keinginan untuk bekerja sama.”

Gubernur menegaskan bahwa pembangunan Pesisir Barat harus dimulai dari desa. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung memilih Desa Marang sebagai program unggulan Desaku Maju pada tahun pertama pelaksanaan program.

“Saya ingin membuktikan kepada seluruh masyarakat Provinsi Lampung dan kepada dunia bahwa kita bisa menjadikan desa-desa Pesisir Barat ini maju, bisa memakmurkan rakyatnya, bisa melakukan inovasi, dan bisa melompat mengejar ketertinggalan.”

Baca juga:  Deflasi Pendidikan Jadi Sejarah Baru, Lampung Dinilai Makin Kompetitif

Ia menjelaskan bahwa kemajuan desa tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur atau masuknya teknologi, melainkan dari kemampuan desa menciptakan nilai tambah bagi masyarakatnya.

“Maju bukan hanya infrastrukturnya, maju juga bukan hanya teknologinya. Semua yang ada di desa harus punya nilai tambah untuk masyarakat desa itu sendiri. Itulah yang namanya mandiri dan berdaulat.”

Gubernur juga menyoroti pentingnya peningkatan nilai tambah hasil pertanian. Ia mencontohkan produksi padi di Desa Marang yang selama ini dijual dalam bentuk gabah basah.

“Jangan lagi petani menjual gabah basah. Kita pasang dryer supaya petani tidak menjual gabah basah lagi, tapi jadi gabah kering, nilainya lebih tinggi.”

Selain itu, Gubernur menekankan peran inovasi dan pemuda desa sebagai agen perubahan melalui program vokasi dan design thinking.

“Kalau menunggu dari luar, kita tidak tahu kapan datangnya. Kita harus punya semangat untuk mandiri, punya semangat untuk berdaulat, dan punya semangat untuk bangkit, caranya dengan inovasi.”

Baca juga:  Peringati Hari Ibu ke-97 ,TP. PKK Lampung Bagikan Paket Sembako untuk Warga

Mengakhiri kegiatan peninjauan program Vokasi di Desa Marang, Gubernur Lampung, Bupati Pesisir Barat, dan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung membagikan sertifikan vokasi kepada seluruh peserta vokasi yang terdiri dari empat kelompok belajar. Semua sertifikat vokasi sudah sah diakui kemampuannya oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Republik Indonesia.

Selain itu, Gubernur Mirza beserta rombongan juga meninjau lokasi dryer yang masih berada di Desa Marang. Kunjungan ini dilakukan guna memastikan bahwa BUMDes benar-benar berfungsi sebagai penggerak ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, memperlancar akses ekonomi, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa.

Langkah ini sekaligus memperkuat ekonomi lokal berbasis potensi desa sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Melalui rangkaian kunjungan kerja ini, Pemerintah Provinsi Lampung memastikan program pembangunan berjalan langsung di lapangan, terintegrasi antar sektor, serta memberikan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat, sejalan dengan Visi Lampung Maju Menuju Indonesia Emas. (*)

Berita Terkait

APBD-P 2026 Bandar Lampung Naik Jadi Rp3,06 Triliun, Fokus Penanganan Drainase dan Banjir
Cegah ISPA dan Kontaminasi Abu Vulkanik, Pemkot Bandar Lampung Bagikan Masker di Jalan Protokol
Atasi Debu Vulkanik Anak Krakatau, Pemkot Bandar Lampung Semprot Jalan Tiap 3 Jam dan Bagikan Masker
Ruang Kreatif, Olahraga, hingga Eksplorasi Kopi Lampung Dihadirkan pada ​Festival Krakatau XXXV
Dua Jurnalis Diduga Dikeroyok Saat Liputan Proyek Gerbang UIN Raden Intan Lampung
Perkuat Mitigasi Karhutla, Wagub Jihan Dorong Kesiapan Personel, Armada hingga Water Bombing
Bandar Lampung Expo 2026 Serap APBD Rp1,3 M, Disdag Diduga Gagal Sedot Pengunjung
Polisi Tindak Tegas Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Polisi Tindak Tegas Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Kebakaran Hutan di Way Kambas, Kapolda Lampung Bersama Tim SAR Satuan Brimob Polda Lampung Pantau Lokasi

Senin, 16 Maret 2026 - 08:05 WIB

Operasi Ketupat Krakatau 2026, Brimob Lampung Intensifkan Patroli Dialogis

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:22 WIB

Polda Lampung Bongkar Tambang Emas Ilegal di Way Kanan, 14 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:11 WIB

Tokoh Way Kanan Minta Buruh Tambang Tak Jadi Sasaran Penertiban Tambang Ilegal

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:09 WIB

Peredaran Ganja 13,8 Kg di Lampung Selatan Terungkap oleh Polda Lampung, Satu Pengedar Diamankan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 08:48 WIB

Jelang Nataru 2025–2026, Polri Intensifkan Patroli Dialogis Amankan Gereja dan Objek Vital

Jumat, 19 Desember 2025 - 21:27 WIB

Nataru 2025/2026 di Lampung, 4.021 Personel Dikerahkan Untuk Keamanan

Berita Terbaru