Gubernur Lampung Tinjau Pasar Way Batu dan RSUD KH. M. Thohir di Pesisir Barat

- Editor

Kamis, 18 Desember 2025 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKABAR.ID, PESISIR BARAT — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau Pasar Way Batu dan RSUD KH. M. Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Kamis (18/12/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat sekaligus memastikan pelayanan publik berjalan optimal.

Sejak pagi, Gubernur berkeliling Pasar Way Batu dan menyapa para pedagang. Ia berdialog dengan pedagang sayur, buah, bumbu dapur, ikan, hingga daging untuk mendengar kondisi riil perdagangan dan harga kebutuhan pokok.

Dalam kunjungan itu, Gubernur menerima berbagai masukan, mulai dari apresiasi atas program pemerintah hingga keluhan pedagang dan petani. Salah satunya disampaikan Romlah, warga Desa Mandiri, yang berprofesi sebagai pedagang sekaligus petani cabai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Romlah mengapresiasi bantuan pemerintah berupa mesin pengering (dryer) dan pupuk organik cair (POC) yang dinilai meningkatkan kualitas dan kuantitas panen cabai. Namun, ia mengeluhkan masuknya cabai dari Pulau Jawa dengan harga lebih murah yang menekan harga cabai lokal.

Baca juga:  Kapolda Lampung Helfi Assegaf Dimutasi, Brigjen Yustan Alpiani Jadi Pengganti

“Kami sekali nyemprot bisa tiga juta rupiah. Untuk lahan dua hektare, modalnya bisa seratus sampai dua ratus juta. Tapi saat panen, harga justru turun karena ada cabai masuk dari Jawa,” ujar Romlah.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengatakan saat ini sejumlah daerah di Lampung, termasuk Lampung Barat dan Pesisir Barat, sedang memasuki masa panen cabai. Namun, pasokan dari luar daerah membuat cabai petani lokal sulit terserap pasar.

“Kalau ini dibiarkan, harga akan jatuh karena cabai tidak bisa tahan lama. Petani yang sudah panen akhirnya merugi,” kata Gubernur. Ia menyebut harga cabai yang seharusnya bisa bertahan di kisaran Rp 60.000 per kilogram dapat turun menjadi Rp 20.000–Rp 30.000 akibat kelebihan pasokan.

Baca juga:  Gubernur Mirza Instruksikan Proteksi Harga Panen Petani dan Siapkan Hilirisasi di Lampung Barat

Menurut Gubernur, pemerintah daerah akan mendorong pengaturan distribusi agar pasokan cabai lebih seimbang. Ia menegaskan pengendalian ini penting untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi pendapatan petani.

“Konsumsi cabai per kapita, jumlah pasar, dan kebutuhan harian itu bisa dihitung. Dinas Perdagangan bisa mengatur agar pasokan stabil. Cabai ini juga komoditas penting pengendali inflasi, tapi petani harus tetap untung,” ujarnya.

Selain pasar, Gubernur juga meninjau RSUD KH. M. Thohir Krui yang dibangun oleh Kementerian Kesehatan. Rumah sakit ini sebelumnya telah dilakukan peletakan batu pertama oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersama Ketua MPR RI, Kepala Staf Kepresidenan, dan Gubernur Lampung.

Gubernur menyebut RSUD tipe C tersebut merupakan salah satu program cepat pemerintah pusat yang sangat dibutuhkan masyarakat Pesisir Barat. Selama ini, warga harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan rujukan.

Baca juga:  Wagub Jihan Nurlela Pimpin Apel dan Serahkan SK 863 PPPK Paruh Waktu Pemprov Lampung

“Kita bangga program ini bisa berjalan dan selesai dengan baik. Rumah sakit tipe C sangat dibutuhkan karena banyak rujukan dari Puskesmas dan RS tipe D ke Bandar Lampung,” ujar Gubernur

Gubernur berharap keberadaan RSUD KH. M. Thohir dapat memperkuat layanan kesehatan, terutama di daerah wisata seperti Pesisir Barat. Menurutnya, fasilitas ini akan menunjang upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

Indikasi Persekongkolan Proyek Rp41,2 Miliar Dinas SDABMBK Lampura Harga “Dikondisikan”, GEMAK Resmi Seret Kasus ke APH!
Geger! Bayi Perempuan dengan Tali Pusar Masih Menempel Ditemukan di Sungai Lampung Utara
Polisi Amankan Tiga Pria di Bandar Lampung, Sita Sabu 2,97 Gram
Pelarian Residivis Curanmor Berakhir di Jabung, Polisi Sita Pisau Garpu
Disnaker Bandar Lampung Mengaku Tak Punya Data Pengangguran, Komisi IV Soroti Kinerja Instansi
MBG Jadi Program Prioritas Terbesar di Lampung, Anggaran Capai Rp7 Triliun
Kejar-kejaran dengan Polisi, Dua Pria Diduga Terlibat Peredaran Narkoba di Pringsewu Ditangkap
Gegara Cemburu, Suami Bakar Istri Hamil hingga Luka Bakar 80 Persen

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Prabowo Hadapi Sorotan Korupsi dan Ekonomi di Tengah Perombakan Pejabat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Prabowo Panggil Bahlil ke Istana, Bahas Gangguan Listrik dan Distribusi BBM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Prabowo Turun Langsung Tangani Karhutla, Kini Klaim Luas Kebakaran di Bawah 1.000 Hektare

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Prabowo Beri Perhatian Khusus pada Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Karhutla Masih Terjadi, Prabowo Pimpin Rapat Penanganan di Istana Sore Ini

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Prabowo dan El-Sisi Dorong Kerja Sama Perdagangan, Investasi, Kelautan, dan Industri Pertahanan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Prabowo dan Presiden Mesir El-Sisi Gelar Pertemuan Hari Ini di Jakarta

Sabtu, 26 September 2026 - 11:57 WIB

Dekranas Gelar Tumpengan Jelang Pameran Kriyanusa 2026

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Polisi Amankan Tiga Pria di Bandar Lampung, Sita Sabu 2,97 Gram

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:45 WIB