Gubernur Mirza di Kongres KMHDI: Mahasiswa Jangan Hanya Kritis, Harus Jadi Motor Pembangunan

- Editor

Kamis, 2 April 2026 - 05:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Soroti era informasi yang “viral belum tentu benar”, Gubernur Lampung dorong mahasiswa berani jaga nilai, inovasi, dan kolaborasi demi kemajuan daerah.

Soroti era informasi yang “viral belum tentu benar”, Gubernur Lampung dorong mahasiswa berani jaga nilai, inovasi, dan kolaborasi demi kemajuan daerah.

SEKABAR.ID, BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menghadiri Mahasabha (Kongres Nasional) XIV Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Universitas Lampung, pada Rabu (1/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dalam mendorong peran generasi muda, khususnya mahasiswa, sebagai motor penggerak pembangunan daerah.

Menurutnya, Mahasabha KMHDI merupakan momentum strategis dalam menentukan arah organisasi sekaligus melahirkan kepemimpinan baru yang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di forum inilah ide-ide terbaik diuji, perbedaan pendapat disatukan menjadi kekuatan, dan arah organisasi ditentukan. Saya yakin semua yang hadir memiliki tujuan yang sama, yaitu menjadikan organisasi semakin kuat ke depan,” ujarnya.

Gubernur Mirza juga menekankan pentingnya keberanian mahasiswa dalam menyampaikan gagasan di tengah derasnya arus informasi.

“Kita hidup di era yang viral, di mana yang viral belum tentu benar dan yang benar belum tentu didengar. Karena itu, mahasiswa harus berani menjaga kebenaran dan nilai,” tegasnya.

Baca juga:  Banjir Bandang di Lampung Barat, Pengadaian Kanwil lll Salurkan Bantuan

Ia turut memaparkan potensi besar Lampung di sektor pertanian, dengan sekitar 1,5 juta penduduk berprofesi sebagai petani. Peningkatan harga komoditas seperti padi, jagung, dan singkong disebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Namun demikian, ia menilai pertumbuhan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu melahirkan inovasi di berbagai sektor, termasuk pangan, UMKM, dan pariwisata.

“Ekonomi desa sudah tumbuh, sekarang kita butuh dorongan SDM agar bisa melahirkan inovasi dan kreativitas. KMHDI harus mengambil peran di sini,” katanya.

Gubernur Mirza juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk organisasi mahasiswa.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kita butuh kolaborasi. KMHDI punya jaringan, semangat, dan kedekatan dengan masyarakat. Ini harus dimaksimalkan agar programnya berdampak,” tambahnya.

Baca juga:  Nilam Resmi Tutup Gubernur Cup Cricket 2025, Optimistis Cricket Lampung Kian Berkembang

Selain itu, ia menyoroti keberagaman masyarakat Lampung sebagai kekuatan utama yang harus terus dijaga. Ia menyebut Lampung sebagai daerah yang harmonis, di mana berbagai suku, agama, dan budaya hidup berdampingan.

Gubernur Mirza juga menyinggung kontribusi umat Hindu, khususnya masyarakat Bali, dalam pembangunan Lampung sejak era transmigrasi tahun 1950-an. Hal tersebut dinilai sebagai bukti bahwa pembangunan daerah lahir dari semangat kebersamaan lintas identitas.

Ia juga mengangkat nilai filosofi Tri Hita Karana sebagai pedoman penting dalam menjaga harmoni antara manusia, Tuhan, dan alam, yang relevan dalam menghadapi tantangan lingkungan dan perubahan iklim.

Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kondusivitas di tengah situasi global yang tidak menentu.

Ia menilai Lampung sebagai contoh nyata praktik Bhinneka Tunggal Ika, di mana keberagaman mampu dirajut menjadi kekuatan persatuan.

“Lampung adalah laboratorium kebhinekaan. Semua suku, agama, dan budaya ada di sini, namun tetap rukun dan bersatu,” ujarnya.

Baca juga:  Pemkot Bandar Lampung Bagikan Bantuan Beras untuk 1.000 Ojol, 23 Driver Dapat Umroh Gratis

Muzani menambahkan, organisasi mahasiswa seperti KMHDI memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus menjadi agen edukasi masyarakat agar tidak terpengaruh dinamika global yang berpotensi memicu kepanikan.

“Dalam situasi sulit, ketenangan adalah kunci untuk melahirkan keputusan yang jernih,” tegasnya.

Ketua Umum KMHDI periode 2023–2025, I Wayan Darmawan, menyatakan bahwa peran mahasiswa saat ini harus bertransformasi dari sekadar gerakan kritis menjadi kekuatan produktif yang terlibat langsung dalam pembangunan.

Ia juga mengapresiasi Pemprov Lampung yang dinilai inklusif dalam merangkul seluruh elemen masyarakat, termasuk umat Hindu.

“Kami melihat pembangunan di Lampung berjalan dengan semangat kebersamaan. Semua elemen dilibatkan,” ujarnya.

Menurutnya, kemandirian pangan dan energi merupakan isu strategis yang harus diperjuangkan bersama, termasuk oleh mahasiswa.

“Kemandirian pangan dan energi tidak boleh hanya menjadi wacana, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata seluruh elemen bangsa,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Kurang dari 24 Jam, Pelaku Pembunuhan Wanita di Bandar Lampung Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Jawa
Cegah Banjir, Wali Kota Bandar Lampung Turun Langsung Cek Sungai dan Gorong-Gorong
Disperindag Apresiasi Pengawasan Pertamina dalam Distribusi LPG Subsidi
Tak Masuk Lelang JPTP, Posisi Kepala BPKAD Lampung Tetap Diisi Plt. Diduga Lampaui Batas: Ada Apa? Begini Penjelasannya
Halal Bihalal Pemkot Bandar Lampung, Eva Dwiana Kirim Pesan Tegas ke ASN: Pelayanan Harus Lebih Maksimal!
Apel Pagi Disdikbud Bandar Lampung Mendadak Berubah di Bulan Syawal, Suasana Haru dan Keakraban Pecah
Rp7 M Buat Sewa Mobil Pejabat? Efisiensi Pemprov Lampung Dipertanyakan: Naik Dua Kali Lipat dalam Setahun
Gerak Cepat! Eva Dwiana Turun Langsung Perbaiki Jalan Rusak dan Drainase di Kedamaian

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 05:53 WIB

Kurang dari 24 Jam, Pelaku Pembunuhan Wanita di Bandar Lampung Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Jawa

Kamis, 2 April 2026 - 05:51 WIB

Gubernur Mirza di Kongres KMHDI: Mahasiswa Jangan Hanya Kritis, Harus Jadi Motor Pembangunan

Kamis, 2 April 2026 - 05:38 WIB

Cegah Banjir, Wali Kota Bandar Lampung Turun Langsung Cek Sungai dan Gorong-Gorong

Rabu, 1 April 2026 - 00:15 WIB

Disperindag Apresiasi Pengawasan Pertamina dalam Distribusi LPG Subsidi

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:54 WIB

Tak Masuk Lelang JPTP, Posisi Kepala BPKAD Lampung Tetap Diisi Plt. Diduga Lampaui Batas: Ada Apa? Begini Penjelasannya

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:58 WIB

Apel Pagi Disdikbud Bandar Lampung Mendadak Berubah di Bulan Syawal, Suasana Haru dan Keakraban Pecah

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:45 WIB

Rp7 M Buat Sewa Mobil Pejabat? Efisiensi Pemprov Lampung Dipertanyakan: Naik Dua Kali Lipat dalam Setahun

Senin, 30 Maret 2026 - 07:32 WIB

Gerak Cepat! Eva Dwiana Turun Langsung Perbaiki Jalan Rusak dan Drainase di Kedamaian

Berita Terbaru