Geger! Bayi Perempuan dengan Tali Pusar Masih Menempel Ditemukan di Sungai Lampung Utara

- Editor

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

LAMPUNG UTARA, SEKABAR.ID –Sesosok bayi perempuan ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Terusan, tepatnya di bawah jembatan wilayah Desa Bumi Jaya, Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara, Rabu (14/10/2026).

Penemuan tersebut dilaporkan warga melalui layanan darurat Kepolisian 110. Menindaklanjuti laporan itu, Polres Lampung Utara langsung menerjunkan petugas ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi.

Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang buruh harian lepas bernama Muhayat bin Muhadi saat sedang bekerja mencabut singkong bersama rekannya di sekitar lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 11.00 WIB, dirinya hendak mandi di sungai. Namun, saat tiba di lokasi, ia bersama rekannya melihat sesosok bayi mengambang di aliran sungai.

Baca juga:  Mahasiswa di Bandar Lampung Terlibat Sindikat Curanmor, Sudah Beraksi di 5 TKP

Mengetahui kejadian itu, saksi segera memberitahukan warga yang melintas di jembatan. Sekitar setengah jam kemudian, warga berdatangan ke lokasi dan salah seorang di antaranya melaporkan penemuan tersebut melalui layanan Kepolisian 110.

Petugas Unit Identifikasi, piket Satreskrim, dan anggota Pamapta Polres Lampung Utara kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Penanganan awal dipimpin Pamapta III, IPDA Romi Setiawan.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bayi tersebut berjenis kelamin perempuan. Saat ditemukan, aliran sungai dilaporkan tidak mengalir akibat musim kemarau. Lokasi penemuan berada di kawasan perbatasan Desa Bumi Jaya dan Desa Bumi Restu, sekitar 300 meter dari permukiman warga.

Di sekitar lokasi kejadian, petugas juga tidak menemukan kamera pengawas atau CCTV.

Baca juga:  Operasi Ketupat 2026 Dimulai, Kapolda Lampung Cek Kesiapan Pengamanan Mudik

Dari pemeriksaan awal terhadap jenazah, petugas memperkirakan bayi tersebut baru dilahirkan karena tali pusar dan ari-ari masih ditemukan. Bayi itu memiliki panjang tubuh sekitar 55 sentimeter dan kondisi jenazah telah mengalami pembusukan.

Petugas juga menemukan sejumlah luka pada tubuh korban, yakni di bagian bawah ketiak kiri, memar pada wajah sebelah kanan, serta luka robek di bagian pinggang.

Berdasarkan pemeriksaan awal, waktu kematian diperkirakan sekitar empat hingga lima hari sebelum jenazah ditemukan. Namun, waktu dan penyebab pasti kematian masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K., melalui Kasi Humas IPTU Herawati, mengatakan polisi telah melakukan langkah-langkah awal penanganan setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan 110.

Baca juga:  Kejuaraan Tenis Songsong Ramadan di Kotabumi Berlangsung Meriah

“Petugas telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. Saat ini, penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap identitas orang tua bayi serta mengetahui secara pasti kronologi dan penyebab kematian korban,” ujar IPTU Herawati, Kamis (15/10/2026).

Ia menegaskan, polisi terus melakukan penyelidikan untuk menelusuri asal-usul bayi tersebut serta mengumpulkan bukti-bukti yang dapat membantu mengungkap peristiwa itu.

Saat ini, jenazah bayi perempuan tersebut berada di kamar jenazah Rumah Sakit Umum Ryacudu Kotabumi untuk penanganan lebih lanjut.

Polres Lampung Utara mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian melalui layanan 110, sehingga petugas dapat segera menindaklanjuti laporan sesuai prosedur. (*)

Berita Terkait

Tak Hanya Alat Komunikasi, KPK Telusuri Dugaan Korupsi Tenda dan Perahu Karet di BNPB
Klarifikasi Soal Penawaran Mepet Pagu Dinilai Blunder, Bagian Barjas Lampura Disorot Tajam LSM GEMAK
Negara Perangi Narkoba, Ribuan Cartridge Vape Senilai Rp34,9 Miliar Dimusnahkan
Polda Lampung Gelar Razia THM, Enam Pengunjung Positif Narkoba
Kepergok Dorong Motor Warga, Terduga Pelaku Curanmor di Pringsewu Ditangkap
Indikasi Persekongkolan Proyek Rp41,2 Miliar Dinas SDABMBK Lampura Harga “Dikondisikan”, GEMAK Resmi Seret Kasus ke APH!
Polisi Amankan Tiga Pria di Bandar Lampung, Sita Sabu 2,97 Gram
Pelarian Residivis Curanmor Berakhir di Jabung, Polisi Sita Pisau Garpu

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:31 WIB

KMP Batumandi Hangus Terbakar, Asap Masih Membubung di Perairan Merak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Kapal KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak, Asap Hitam Membumbung

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Nelayan Pesisir Barat Dikabarkan Tenggelam saat Memancing, Perahu Ditemukan Terbalik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Prabowo Terima Sekjen PBB António Guterres di Hambalang, Bahas Kerja Sama Multilateral

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Malam Ini Prabowo Pimpin Rapat Kabinet Merah Putih di Istana Bogor

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Prabowo Kumpulkan Menteri, Wamen, dan Kepala Badan di Istana Bogor Malam Ini

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Bangkai KMP Nusajaya Hampir Habis Dipotong di Laut Merak, Izin dan Pengawasan Dipertanyakan

Jumat, 25 September 2026 - 15:57 WIB

Cek Penyaluran BBM Subsidi di Metro Kibang, QR Code dan Nopol Kendaraan Dicocokkan

Berita Terbaru