JAKARTA, SEKABAR.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi sepakat memperkuat kemitraan strategis kedua negara melalui kerja sama konkret di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, perdagangan, investasi, kelautan dan perikanan, pertahanan, hingga pendidikan.
Kesepakatan tersebut disampaikan Prabowo dalam pernyataan pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta, setelah melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden El-Sisi, Senin (12/10/2026).
Prabowo menyampaikan bahwa kunjungan kenegaraan Presiden El-Sisi menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan Indonesia dan Mesir, yang sebelumnya telah ditingkatkan ke tingkat kemitraan strategis pada April 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Prabowo, penguatan kemitraan tersebut harus diwujudkan melalui kerja sama konkret yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.
Dalam pertemuan bilateral itu, kedua pemimpin membahas berbagai isu yang menjadi kepentingan bersama serta langkah-langkah untuk memperkuat hubungan Indonesia-Mesir.
Di bidang politik, kedua negara menegaskan pentingnya konsultasi tingkat tinggi secara rutin dan optimalisasi mekanisme bilateral yang telah terjalin untuk memperkuat koordinasi serta menjaga dialog strategis.
Sementara di bidang ekonomi, Indonesia dan Mesir mendorong pembentukan Economic Partnership Agreement (EPA) guna memperluas akses pasar, membuka peluang investasi, serta meningkatkan keterlibatan dunia usaha kedua negara.
Prabowo juga menyambut baik inisiatif pembentukan Joint Investment Fund oleh lembaga investasi kedua negara. Dana investasi bersama tersebut diharapkan dapat mendorong investasi pada berbagai proyek strategis.
Di sektor kelautan dan perikanan, kedua negara sepakat memperkuat kerja sama berorientasi pembangunan berkelanjutan, termasuk konservasi sumber daya laut, pemberantasan penangkapan ikan ilegal (illegal fishing), serta pertukaran pengetahuan dan keahlian.
Adapun di bidang pertahanan, Indonesia dan Mesir berkomitmen meningkatkan kerja sama industri pertahanan, pengembangan kapasitas melalui pendidikan dan latihan bersama, serta pertukaran kunjungan pimpinan dan pakar kedua negara.
Prabowo turut menyampaikan apresiasi kepada Mesir atas dukungan dan fasilitas yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan kapal-kapal TNI Angkatan Laut yang menjalankan misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di kawasan Timur Tengah.
Perkuat Kerja Sama Pendidikan
Selain kerja sama antarpemerintah, Prabowo menekankan pentingnya mempererat hubungan antarmasyarakat Indonesia dan Mesir, terutama melalui sektor pendidikan.
Ia menyebutkan, selama ini banyak mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Mesir. Hubungan Indonesia dengan Universitas Al-Azhar juga telah terjalin sejak lama dan kini ingin terus ditingkatkan.
Menurut Prabowo, pengajaran bahasa dan sastra Indonesia di Universitas Al-Azhar menjadi salah satu bukti berkembangnya kerja sama pendidikan kedua negara.
Indonesia, lanjutnya, ingin meningkatkan kesempatan pendidikan bagi mahasiswa Indonesia di Mesir sekaligus mengundang lembaga pendidikan Mesir untuk memperluas kehadirannya di Indonesia, termasuk melalui pengiriman dosen dan tenaga pendidik.
Ke depan, kerja sama pendidikan akan diperluas melalui pertukaran mahasiswa, kemitraan ant universitas, riset bersama, serta penjajakan kerja sama di berbagai bidang lainnya.
Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas tawaran tambahan beasiswa dari Mesir, khususnya untuk bidang kedokteran, teknik, dan sains.
Indonesia dan Mesir Tegaskan Dukungan untuk Palestina
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin juga bertukar pandangan mengenai berbagai isu global dan regional. Indonesia dan Mesir menekankan pentingnya koordinasi serta kerja sama dalam berbagai forum internasional.
Terkait Palestina, Prabowo menyampaikan keprihatinan atas kekerasan, pelanggaran hukum internasional, operasi militer Israel, tindakan provokatif, serta pelanggaran hak asasi manusia yang mengakibatkan jatuhnya korban dari kalangan masyarakat sipil.
Ia menegaskan bahwa Indonesia mengecam pembangunan permukiman ilegal Israel dan berbagai tindakan yang dinilai semakin memperburuk situasi.
Prabowo kembali menekankan bahwa solusi dua negara (two-state solution) merupakan satu-satunya jalan untuk mewujudkan perdamaian di kawasan tersebut.
Indonesia, kata dia, berkomitmen penuh mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan hidup dalam perdamaian.
Indonesia dan Mesir juga sepakat melanjutkan kontribusi dalam mendorong proses perdamaian serta menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi Palestina, termasuk mendukung pemulihan dan rekonstruksi Gaza.
Mengenai situasi di Timur Tengah, kedua negara menyampaikan keprihatinan mendalam atas eskalasi konflik dan mendorong deeskalasi, pengendalian diri, penghormatan terhadap kedaulatan negara, serta kepatuhan terhadap hukum internasional dan Piagam PBB.
Prabowo mengingatkan bahwa setiap eskalasi konflik dapat berdampak buruk terhadap keselamatan warga sipil dan stabilitas dunia, terutama perekonomian global.
Sejumlah Kesepakatan Bilateral Dihasilkan
Prabowo menyampaikan bahwa kunjungan Presiden El-Sisi menghasilkan sejumlah kesepakatan bilateral yang mencakup kerja sama kelautan dan perikanan, statistik, investasi, industri pertahanan, perdagangan dan ekonomi, serta rencana aksi kemitraan strategis.
Kesepakatan tersebut menjadi wujud komitmen bersama Indonesia dan Mesir untuk memperkuat hubungan strategis yang telah terjalin lama.
Pada akhir pernyataannya, Prabowo menyampaikan penghargaan atas kunjungan kenegaraan Presiden El-Sisi dan berharap hubungan kedua negara semakin erat serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia dan Mesir.
Prabowo juga mengundang Presiden El-Sisi untuk kembali berkunjung ke Indonesia bersama keluarganya dan berharap ia dapat tinggal lebih lama agar kedua pemimpin memiliki kesempatan mempererat hubungan serta bertukar pandangan lebih jauh.
“Anggaplah Indonesia adalah rumah Presiden El-Sisi yang kedua,” ujar Prabowo. (*)






