Prabowo Tak Ingin Kerusuhan Demo di Prancis Terjadi di Indonesia

- Editor

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SEKABAR.ID – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan pentingnya menjaga persatuan nasional di tengah kehidupan demokrasi. Ia tidak ingin demonstrasi besar yang berujung kerusuhan seperti di Prancis terjadi di Indonesia.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam Sidang Kabinet dua tahun pemerintahan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Prabowo menilai, persatuan nasional menjadi hal yang semakin mendesak untuk dijaga. Menurutnya, demokrasi harus tetap berjalan dengan mengedepankan kepentingan bangsa dan keutuhan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Demokrasi kita menurut keyakinan saya sekarang semakin urgent untuk kita memelihara national unity, persatuan nasional,” ujar Prabowo.

Ia menegaskan, perbedaan pendapat, kompetisi, kritik, dan koreksi merupakan bagian penting dalam demokrasi. Namun, seluruh dinamika tersebut harus bermuara pada upaya menjaga persatuan.

Baca juga:  Dukung MBG, Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Cermati SE Mendagri

“Perbedaan bagus. Kompetisi perlu. Saling kritik saling koreksi, perlu. Tapi di ujungnya, kita harus menjaga persatuan,” tuturnya.

Prabowo kemudian menyinggung kondisi demokrasi di negara-negara Barat, termasuk Prancis, Italia, dan sejumlah negara Eropa lainnya yang menjadi sorotannya karena demonstrasi besar.

“Kalau kita ikut demokrasi ala Barat sekarang, kita lihat televisi. Lihatlah berita tiap hari. Apa yang terjadi di Prancis, di Italia, di Eropa,” kata Prabowo.

Ia juga mengingatkan bahwa negara-negara Barat dikenal sebagai tempat berkembangnya demokrasi dan gagasan hak asasi manusia (HAM). Menurutnya, kondisi yang terjadi di negara-negara tersebut perlu menjadi bahan pembelajaran bagi Indonesia.

“Tempat lahirnya demokrasi, yang mengajarkan kita HAM. Kita lihat, ini perlu kita sadari,” imbuhnya.

Baca juga:  Konsolidasi Besar, Prof. Arthur Perintahkan Pembentukan DPD PERADI Profesional Lampung

Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan bahwa pembentukan koalisi besar merupakan bagian dari strategi politiknya untuk menghimpun sebanyak mungkin kekuatan demi mendorong perbaikan kehidupan masyarakat.

Ia berharap berbagai kekuatan politik dapat bersatu dan bekerja bersama untuk mencapai tujuan tersebut.

“Karena itu inilah akibat politik yang kita jalankan. Koalisi kita besar, benar, karena saya ingin sebanyak mungkin kekuatan, bersatu untuk menjalankan perbaikan kehidupan rakyat kita,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Gunung Kucing di Ujung Tanduk: Pemkot Saling Lempar Kewenangan, WALHI Desak Bukit Dilindungi
Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Minta Kabinet Tegas Jaga Kepentingan Nasional
Tak Hanya Alat Komunikasi, KPK Telusuri Dugaan Korupsi Tenda dan Perahu Karet di BNPB
Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Panjat Tugu Tani dan Pasang Spanduk
Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Bergerak di Dua Titik Jakarta
Airlangga Luncurkan Dashboard IKAD, Dorong Pemerataan Akses Keuangan di Daerah
Imbas Perbedaan Harga, Stok Pertalite Menurun hingga 16-18 Hari
Prabowo Terima Sekjen PBB António Guterres di Hambalang, Bahas Kerja Sama Multilateral

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:31 WIB

KMP Batumandi Hangus Terbakar, Asap Masih Membubung di Perairan Merak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Kapal KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak, Asap Hitam Membumbung

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Nelayan Pesisir Barat Dikabarkan Tenggelam saat Memancing, Perahu Ditemukan Terbalik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Prabowo Terima Sekjen PBB António Guterres di Hambalang, Bahas Kerja Sama Multilateral

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Malam Ini Prabowo Pimpin Rapat Kabinet Merah Putih di Istana Bogor

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Prabowo Kumpulkan Menteri, Wamen, dan Kepala Badan di Istana Bogor Malam Ini

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Bangkai KMP Nusajaya Hampir Habis Dipotong di Laut Merak, Izin dan Pengawasan Dipertanyakan

Jumat, 25 September 2026 - 15:57 WIB

Cek Penyaluran BBM Subsidi di Metro Kibang, QR Code dan Nopol Kendaraan Dicocokkan

Berita Terbaru