Wahrul Fauzi Desak DLH Audit Limbah PT Juang Jaya: “Jangan Main Mata!”

- Editor

Rabu, 11 Februari 2026 - 00:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKABAR.ID, Lampung Selatan – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi, menyatakan keprihatinan mendalam atas dugaan pencemaran aliran sungai dan lingkungan yang diduga bersumber dari aktivitas peternakan sapi potong (cattle feedlot) PT Juang Jaya Abdi Alam (JJAA) di Sidomulyo, Lampung Selatan.

Politisi Partai Gerindra ini menegaskan bahwa setiap perusahaan yang beroperasi wajib mematuhi dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) sebagai instrumen pencegahan kerusakan ekosistem.

”Seharusnya dalam izin Amdal, pihak perusahaan sudah bisa mengantisipasi dampak limbah. Jika benar sungai tersebut rusak, ini sangat disayangkan karena mengganggu habitat hewan dan kesehatan lingkungan masyarakat,” ujar Wahrul, Rabu 11 Februari 2026.

DLH Provinsi Lampung Bersikap Jujur

Mantan Direktur LBH Bandar Lampung ini meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Lampung untuk segera turun ke lapangan dan bekerja maksimal tanpa kompromi. Ia mewanti-wanti agar instansi terkait tidak melakukan praktik “main mata” dengan pihak korporasi.

”Kita minta Dinas Lingkungan Hidup jujur soal ini, jangan main mata. Kalau benar ada dugaan pencemaran, segera lakukan audit lingkungan. Kita pemerintah sejatinya tidak menghambat pengusaha berinvestasi, namun pengusaha wajib menjaga lingkungan sekitar,” tegasnya.

Wahrul memastikan akan melakukan pengecekan lebih lanjut terkait laporan warga di wilayah Jalan Trans Sumatera KM 40 tersebut. Menurutnya, keseimbangan antara investasi dan kelestarian alam adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.

Baca juga:  Proyek Belasan Miliar Dinas PKPCK Lampung Dikuasai Tiga Kontraktor, Dugaan Kualifikasi Tak Beres Mencuat

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Juang Jaya Abdi Alam (JJAA) belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kebocoran atau pembuangan limbah ke aliran sungai yang dikeluhkan warga setempat. (Red)

Berita Terkait

Proyek Dinas SDABMBK Lampura Diduga Janggal, Masyarakat Diminta Ikut Awasi Pekerjaan
Proyek Jalan Rp41 Miliar Dinas SDABMBK Digarap Perusahaan Seumur Jagung, Aroma Pengkondisian dan Setoran Fee Menguat 
APBD-P 2026 Bandar Lampung Naik Jadi Rp3,06 Triliun, Fokus Penanganan Drainase dan Banjir
Cegah ISPA dan Kontaminasi Abu Vulkanik, Pemkot Bandar Lampung Bagikan Masker di Jalan Protokol
Atasi Debu Vulkanik Anak Krakatau, Pemkot Bandar Lampung Semprot Jalan Tiap 3 Jam dan Bagikan Masker
Ruang Kreatif, Olahraga, hingga Eksplorasi Kopi Lampung Dihadirkan pada ​Festival Krakatau XXXV
Dua Jurnalis Diduga Dikeroyok Saat Liputan Proyek Gerbang UIN Raden Intan Lampung
Perkuat Mitigasi Karhutla, Wagub Jihan Dorong Kesiapan Personel, Armada hingga Water Bombing

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Proyek Dinas SDABMBK Lampura Diduga Janggal, Masyarakat Diminta Ikut Awasi Pekerjaan

Jumat, 25 September 2026 - 15:57 WIB

Cek Penyaluran BBM Subsidi di Metro Kibang, QR Code dan Nopol Kendaraan Dicocokkan

Kamis, 24 September 2026 - 00:47 WIB

Sidak BBM Lampung: Pertamina dan ESDM Cek Antrean, Stok hingga Penyaluran di SPBU

Selasa, 22 September 2026 - 12:54 WIB

Daftar 6 Lokasi SPBU BBM Satu Harga di Lampung Barat, Sediakan Pertalite hingga Pertamax

Senin, 21 September 2026 - 15:15 WIB

Ekonomi Lampung Tumbuh, Konsumsi Pertalite Ikut Naik 10 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 17:22 WIB

Sidak Tiga SPBU di Lampung: Barcode dan Nomor Polisi Kendaraan Dipastikan Sesuai

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Dua Jurnalis Diduga Dikeroyok Saat Liputan Proyek Gerbang UIN Raden Intan Lampung

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Polisi Tindak Tegas Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara

Berita Terbaru

NASIONAL

Dekranas Gelar Tumpengan Jelang Pameran Kriyanusa 2026

Sabtu, 26 Sep 2026 - 11:57 WIB