DPRD Provinsi Lampung Minta PU Benahi Sungai dan Jalan Tani di Lamsel

- Editor

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKABAR.ID, Bandar Lampung – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Lesty Putri Utami, membawa keluhan petani Lampung Selatan (Lamsel) ke hadapan Komisi V DPR RI dan Kementerian Pekerjaan Umum dalam pertemuan di Rumah Makan Lamban Sabah, Bandar Lampung pada Kamis, (29/1/2026).

Di forum itu, Lesty menggambarkan kondisi 17 kecamatan di Lampung Selatan yang menurutnya menghadapi persoalan serius pada infrastruktur pertanian dan pengairan.

Dampaknya langsung dirasakan petani, gagal panen berulang dalam satu musim tanam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Teman-teman petani di 17 kecamatan kondisinya sangat miris. Infrastruktur sangat tidak memadai,” kata legislator dari daerah pemilihan Lampung Selatan itu.

Ia menyebut, dalam satu musim, petani bisa mengalami kegagalan hingga tiga sampai empat kali tanam. Setiap memasuki masa panen, banjir dan limpasan air kembali merendam sawah.

Baca juga:  Lampung Jadi Pilot Project Hidrogen Hijau Pertama di Indonesia

Menurut Lesty, persoalan ini berkaitan dengan kondisi daerah aliran sungai di bawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), terutama di wilayah Way Sekampung.

Saat musim hujan, ribuan hektare sawah terdampak luapan air.

“Setiap hujan datang, selalu terjadi masalah. Sawah-sawah masyarakat tidak bisa panen,” ujarnya.

Padahal, Lampung Selatan telah ditetapkan sebagai salah satu lumbung padi nasional yang memasok kebutuhan pangan Lampung, Sumatera, hingga Jawa.

Karena itu, ia menilai persoalan infrastruktur pengairan harus menjadi prioritas.

Selain pengairan, Lesty menyoroti minimnya jalan usaha tani. Akses sepanjang 500 meter hingga satu kilometer di kawasan pertanian, kata dia, sangat menentukan kelancaran distribusi hasil panen.

“Bukan hanya jalan di permukiman atau perkantoran. Jalan usaha tani justru sangat penting karena langsung berkaitan dengan hasil produksi,” katanya.

Baca juga:  Nakhoda Baru Lini Hukum NasDem Lampung: Mempertegas Integritas dan Pengabdian Publik

Banjir, menurut dia, terjadi hampir setiap tahun pada periode November hingga April.

Meski BBWS bersama pemerintah daerah telah menurunkan alat berat, penanganan dinilai belum menyentuh akar persoalan karena luasnya wilayah kerja.

“Setiap tahun pasti banjir. Bantuan ada, tapi belum memadai karena penanganannya bergantian antarwilayah,” ujarnya. (*)

Berita Terkait

APBD-P 2026 Bandar Lampung Naik Jadi Rp3,06 Triliun, Fokus Penanganan Drainase dan Banjir
Cegah ISPA dan Kontaminasi Abu Vulkanik, Pemkot Bandar Lampung Bagikan Masker di Jalan Protokol
Atasi Debu Vulkanik Anak Krakatau, Pemkot Bandar Lampung Semprot Jalan Tiap 3 Jam dan Bagikan Masker
Ruang Kreatif, Olahraga, hingga Eksplorasi Kopi Lampung Dihadirkan pada ​Festival Krakatau XXXV
Dua Jurnalis Diduga Dikeroyok Saat Liputan Proyek Gerbang UIN Raden Intan Lampung
Perkuat Mitigasi Karhutla, Wagub Jihan Dorong Kesiapan Personel, Armada hingga Water Bombing
Bandar Lampung Expo 2026 Serap APBD Rp1,3 M, Disdag Diduga Gagal Sedot Pengunjung
Polisi Tindak Tegas Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Polisi Tindak Tegas Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Kebakaran Hutan di Way Kambas, Kapolda Lampung Bersama Tim SAR Satuan Brimob Polda Lampung Pantau Lokasi

Senin, 16 Maret 2026 - 08:05 WIB

Operasi Ketupat Krakatau 2026, Brimob Lampung Intensifkan Patroli Dialogis

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:22 WIB

Polda Lampung Bongkar Tambang Emas Ilegal di Way Kanan, 14 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:11 WIB

Tokoh Way Kanan Minta Buruh Tambang Tak Jadi Sasaran Penertiban Tambang Ilegal

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:09 WIB

Peredaran Ganja 13,8 Kg di Lampung Selatan Terungkap oleh Polda Lampung, Satu Pengedar Diamankan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 08:48 WIB

Jelang Nataru 2025–2026, Polri Intensifkan Patroli Dialogis Amankan Gereja dan Objek Vital

Jumat, 19 Desember 2025 - 21:27 WIB

Nataru 2025/2026 di Lampung, 4.021 Personel Dikerahkan Untuk Keamanan

Berita Terbaru