Dugaan ‘Setoran Wajib’ dan Bangunan Mangkrak Proyek Rehabilitasi Al-Wasii, Unila Beri Bantahan

- Editor

Senin, 6 Oktober 2025 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKABAR.ID, LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) memberikan klarifikasi melalui surat bernomor 12283/UN26.07/HM/2025 terkait pemberitaan rehabilitasi Al-Wasii Unila.

Dalam klarifikasinya, pihak Unila menegaskan bahwa seleksi penentuan pemenang tender dan lelang untuk proyek pembangunan masjid Al-Wasii di Unila sepenuhnya dilakukan sesuai program kerja dan mekanisme yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Unila juga menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mewajibkan “setoran fee proyek” Maupun praktik internal yang mewajibkan hal tersebut. Bahwa seluruh proses pengadaan barang dan jasa termasuk proyek rehabilitasi Masjid Al-Wasii dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Proyek rehabilitasi Masjid Al-Wasii merupakan bagian dari pembangunan Laboratorium Pendidikan Karakter Unila yang dilaksanakan melalui proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sesuai mekanisme audit internal dan eksternal. Serta secara bertahap sejak tahun 2021 hingga 2024, dengan dukungan anggaran dari Kemendikbudristek,” tulis Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Unila, Budi Utomo dalam klarifikasinya, Senin (6/10/2025).

Baca juga:  Pemkot Bandar Lampung Beri Bonus Atlet Peraih Medali SEA Games 2025

Selain itu, foto-foto yang ditampilkan dalam pemberitaan tidak mencerminkan kondisi keseluruhan proyek beberapa bagian bangunan yang belum difungsikan merupakan bagian dari tahapan akhir yang masih dalam proses penyelesaian dan serah terima.

Mereka menyebut, rumput liar atau penutup seng bersifat sementara dan bukan indikator kualitas kontruksi.

Tidak terlibat Proyek Fiktif

Pihak Unila juga membantah soal dugaan poyek fiktif yang seyogyanya tidak terdapat dalam narasi pemberitaan di media ini. Pihak Unila mengaku tidak pernah menerima dana atau terlibat dalam proyek fiktif.

Diakhir klarifikasinya, pihak Unila berkomitmen penuh terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik, serta telah meminta BPKP Perwakilan Provinsi Lampung sebagai mitra untuk melakukan audit terhadap proyek pembangunan Al-Wasii. (Redaksi)

Berita Terkait

Sidak Tiga SPBU di Lampung: Barcode dan Nomor Polisi Kendaraan Dipastikan Sesuai
APBD-P 2026 Bandar Lampung Naik Jadi Rp3,06 Triliun, Fokus Penanganan Drainase dan Banjir
Cegah ISPA dan Kontaminasi Abu Vulkanik, Pemkot Bandar Lampung Bagikan Masker di Jalan Protokol
Atasi Debu Vulkanik Anak Krakatau, Pemkot Bandar Lampung Semprot Jalan Tiap 3 Jam dan Bagikan Masker
Ruang Kreatif, Olahraga, hingga Eksplorasi Kopi Lampung Dihadirkan pada ​Festival Krakatau XXXV
Dua Jurnalis Diduga Dikeroyok Saat Liputan Proyek Gerbang UIN Raden Intan Lampung
Perkuat Mitigasi Karhutla, Wagub Jihan Dorong Kesiapan Personel, Armada hingga Water Bombing
Bandar Lampung Expo 2026 Serap APBD Rp1,3 M, Disdag Diduga Gagal Sedot Pengunjung

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Polisi Tindak Tegas Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Kebakaran Hutan di Way Kambas, Kapolda Lampung Bersama Tim SAR Satuan Brimob Polda Lampung Pantau Lokasi

Senin, 16 Maret 2026 - 08:05 WIB

Operasi Ketupat Krakatau 2026, Brimob Lampung Intensifkan Patroli Dialogis

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:22 WIB

Polda Lampung Bongkar Tambang Emas Ilegal di Way Kanan, 14 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:11 WIB

Tokoh Way Kanan Minta Buruh Tambang Tak Jadi Sasaran Penertiban Tambang Ilegal

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:09 WIB

Peredaran Ganja 13,8 Kg di Lampung Selatan Terungkap oleh Polda Lampung, Satu Pengedar Diamankan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 08:48 WIB

Jelang Nataru 2025–2026, Polri Intensifkan Patroli Dialogis Amankan Gereja dan Objek Vital

Jumat, 19 Desember 2025 - 21:27 WIB

Nataru 2025/2026 di Lampung, 4.021 Personel Dikerahkan Untuk Keamanan

Berita Terbaru