Gunung Anak Krakatau Erupsi Lima Kali, Kolom Abu Tertinggi Capai 500 Meter

- Editor

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN, SEKABAR.ID – Gunung Anak Krakatau (GAK) yang terletak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, mencatatkan lima kali erupsi sepanjang Minggu (18/10/2026). Kolom abu tertinggi teramati mencapai sekitar 500 meter di atas puncak.

Berdasarkan laporan pengamatan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Badan Geologi serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), letusan disertai luncuran abu berwarna gelap berintensitas tebal.

Rincian Kronologi Erupsi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pukul 11.44 WIB: Kolom abu teramati membumbung hingga 500 meter di atas puncak (657 mdpl). Abu berwarna hitam pekat berintensitas tebal bergerak mengarah ke utara.

Pukul 12.01 WIB: Erupsi susulan kembali terjadi dengan tinggi kolom abu sekitar 500 meter condong ke utara. Aktivitas ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 51 milimeter dan durasi 41 detik.

Baca juga:  Pertamina Sediakan Barbershop hingga Pijat Gratis di Pelabuhan Bakauheni

Pukul 12.59 WIB: Letusan berikutnya mencatatkan tinggi kolom abu sekitar 100 meter di atas puncak (257 mdpl). Abu berwarna kelabu hingga hitam bergerak ke arah timur laut dengan amplitudo maksimum 56 milimeter dan durasi 36 detik.

Secara keseluruhan, petugas mencatat lima kali letusan sepanjang hari dengan variasi ketinggian kolom abu berkisar antara 100 hingga 500 meter.

Catatan Kegempaan dan Kondisi Cuaca

Selain letusan, rekaman seismik PVMBG menunjukkan dinamika vulkanik Gunung Anak Krakatau yang masih intensif. Terdata:

6 kali gempa hembusan

12 kali gempa hybrid (fase banyak)

3 kali gempa vulkanik dangkal

5 kali gempa vulkanik dalam

Tremor menerus dengan amplitudo 0,5–15 mm (dominan 2 mm)

Baca juga:  Pelajar SMA Tewas Tertemper Kereta di Lampung Selatan

Secara meteorologi, cuaca di sekitar gunung berawan dengan angin bertiup lemah ke arah utara dan barat laut. Suhu udara berada pada rentang 24,6–31,9 °C dengan kelembapan 68–83 persen. Asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna putih hingga hitam berintensitas tipis sampai tebal.

Rekomendasi Zona Bahaya Radius 5 Km

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau di Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Suwarno, menegaskan bahwa hingga saat ini tingkat aktivitas gunung api tersebut masih bertahan pada Level III (Siaga).

Ia mengimbau masyarakat, nelayan, maupun wisatawan untuk selalu mematuhi rekomendasi keselamatan resmi.

“Masyarakat, nelayan, dan pengunjung diminta tidak mendekati gunung api serta dilarang melakukan aktivitas apa pun dalam radius lima kilometer dari kawah aktif,” tegas Suwarno.

Baca juga:  Sempat Hilang di Perairan Bakauheni, Pria Asal Cilegon Ditemukan Selamat

Pemerintah juga meminta publik agar tidak terprovokasi oleh isu atau informasi hoaks yang belum terverifikasi. Perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dapat dipantau secara berkala melalui saluran resmi PVMBG, Badan Geologi, serta BPBD setempat. (*)

Berita Terkait

Pemerintah Lampung Apresiasi Inovasi Pembudidaya Patin di Lampung Selatan
Kecelakaan di Tol Trans Sumatera, Pengemudi Ertiga Asal Sumsel Tewas
Pelajar SMA Tewas Tertemper Kereta di Lampung Selatan
Sempat Hilang di Perairan Bakauheni, Pria Asal Cilegon Ditemukan Selamat
Pria 38 Tahun Lompat ke Laut di Pelabuhan Bakauheni, Tim SAR Lakukan Pencarian
Rumah Warga Purwodadi Lamsel Hangus Terbakar
Pertamina Sediakan Barbershop hingga Pijat Gratis di Pelabuhan Bakauheni
SPBU Rest Area Tol Lampung Alami Lonjakan BBM, Pertamina Pastikan Stok Aman

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:31 WIB

KMP Batumandi Hangus Terbakar, Asap Masih Membubung di Perairan Merak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Kapal KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak, Asap Hitam Membumbung

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Nelayan Pesisir Barat Dikabarkan Tenggelam saat Memancing, Perahu Ditemukan Terbalik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Prabowo Terima Sekjen PBB António Guterres di Hambalang, Bahas Kerja Sama Multilateral

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Malam Ini Prabowo Pimpin Rapat Kabinet Merah Putih di Istana Bogor

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Prabowo Kumpulkan Menteri, Wamen, dan Kepala Badan di Istana Bogor Malam Ini

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Bangkai KMP Nusajaya Hampir Habis Dipotong di Laut Merak, Izin dan Pengawasan Dipertanyakan

Jumat, 25 September 2026 - 15:57 WIB

Cek Penyaluran BBM Subsidi di Metro Kibang, QR Code dan Nopol Kendaraan Dicocokkan

Berita Terbaru