Tiga Pemuda di Lampung Terciduk Bawa Bom Molotov Pas Mau Demo

- Editor

Selasa, 2 September 2025 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pelaku saat diamankan. (Foto: Istimewa)

Para pelaku saat diamankan. (Foto: Istimewa)

SEKABAR.ID, Bandar Lampung – Tiga pemuda diamankan pihak kepolisian dan TNI saat hendak ikut aksi demo di depan DPRD dan Pemprov Lampung, Senin (1/9/2025), Mereka kedapatan membawa bom molotov di Jalan Raden Intan, Tanjung Karang Pusat, tepatnya depan kantor Bank BCA.

Dalam video yang beredar, ketiganya digiring petugas yang berjaga di lokasi lalu dibawa ke Mapolresta Bandar Lampung untuk diperiksa.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Faria Arista, menyebut identitas mereka adalah JFI (23), MR (15), dan FA (16). Satu orang sudah dewasa, sementara dua lainnya masih di bawah umur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Polresta Bandar Lampung bersama Polda Lampung telah mengamankan tiga orang yang membawa satu buah b*m molotov. Alhamdulillah berhasil dicegah sebelum digunakan dalam aksi unjuk rasa,” kata Kompol Faria.

Baca juga:  Terkait Dugaan Kejanggalan Proyek TPU Pengajaran Kadis PKPCK Lampung Bungkam

Hasil pemeriksaan menunjukkan, mereka mengaku hanya ikut-ikutan setelah diajak ikut turun ke jalan. B*m molotov itu dirakit dari minyak tanah, botol, dan sumbu yang mereka beli sendiri.

“Motifnya hanya ikut-ikutan. Mereka mengaku diajak untuk ikut aksi dan membuat b*m molotov. Modusnya mengikuti konvoi di Jalan Raden Intan,” jelasnya.

Ketiganya berasal dari Tanjung Karang Timur. MR masih tercatat sebagai pelajar, sementara FA sudah putus sekolah.

Menurut Kompol Faria, ada delapan pemuda yang diduga terlibat. Tiga sudah ditangkap, sementara lima lainnya masih diburu.

“Saat ini masih dalam pendalaman. Kita masih interogasi intensif dan akan gelar perkara. Untuk lima orang lainnya sedang dilakukan pencarian,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Dukung Kapolda Lampung, Ardho Minta Begal di Lampung Dibasmi
Kasus Dugaan Pemerasan Wahyudi dan Padli Berakhir Vonis 7 Bulan 20 Hari
Kadafi Diserang Isu PIP-KIP, Kuasa Hukum: Ada Konflik Keluarga di Balik Layar
Bocah Tewas Tenggelam di Hotel Swiss-Bel, Wali Kota Bandar Lampung Kecewa: Standar Keselamatan Dipertanyakan!
Pendekar Banten Turunkan Atlet Putri di Seleksi Sirkuit PON
Diduga Langgar Perwali, Alfamart Dekat Rumah Pejabat Tetap Kantongi Izin
Mahasiswa FISIP Unila Pelajari Strategi Redaksi dan Manajemen Media di sinarlampung.co
PAN Lampung Gelar Konsolidasi Akbar di Novotel, 1.500 Kader Siap “Satu Komando”

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 12:32 WIB

Dukung Kapolda Lampung, Ardho Minta Begal di Lampung Dibasmi

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:21 WIB

Kasus Dugaan Pemerasan Wahyudi dan Padli Berakhir Vonis 7 Bulan 20 Hari

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:02 WIB

Kadafi Diserang Isu PIP-KIP, Kuasa Hukum: Ada Konflik Keluarga di Balik Layar

Senin, 4 Mei 2026 - 13:20 WIB

Bocah Tewas Tenggelam di Hotel Swiss-Bel, Wali Kota Bandar Lampung Kecewa: Standar Keselamatan Dipertanyakan!

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:50 WIB

Diduga Langgar Perwali, Alfamart Dekat Rumah Pejabat Tetap Kantongi Izin

Rabu, 29 April 2026 - 18:16 WIB

PAN Lampung Gelar Konsolidasi Akbar di Novotel, 1.500 Kader Siap “Satu Komando”

Rabu, 29 April 2026 - 02:07 WIB

Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi PI 10%

Senin, 27 April 2026 - 14:45 WIB

Rumah Warga Purwodadi Lamsel Hangus Terbakar

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Dukung Kapolda Lampung, Ardho Minta Begal di Lampung Dibasmi

Senin, 11 Mei 2026 - 12:32 WIB