Proyek Rehab Al-Wasi’i Unila Habiskan Anggaran Rp75 Dalam 4 Tahun Diduga Mangkrak dan Cacat Kualitas

- Editor

Jumat, 3 Oktober 2025 - 06:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKABAR.ID, LAMPUNG — Proyek rehabilitasi dan pembangunan Laboratorium Pendidikan Karakter atau Masjid Al-Wasi’i Universitas Lampung (Unila) senilai total sekitar Rp75 miliar diduga dikerjakan asal-asalan dan berpotensi sarat praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Berdasarkan data yang dihimpun tim media, anggaran untuk proyek tersebut dikucurkan secara bertahap oleh Kementerian Pendidikan Tinggi dengan rincian:

1. Rehabilitasi Gedung Laboratorium Pendidikan Karakter (Al-Wasi’i) Unila Tahun 2021 — Rp15.000.000.000

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

2. Pembangunan Gedung Laboratorium Pendidikan Karakter (Masjid Al-Wasi’i) Tahun 2022 — Rp19.072.118.000

3. Rehabilitasi Gedung Laboratorium Pendidikan Karakter (Al-Wasi’i) Tahun 2023 — Rp13.925.627.000

4. Lanjutan Rehabilitasi Gedung Laboratorium Pendidikan Karakter (Al-Wasi’i) Tahun 2024 — Rp27.282.821.000

Baca juga:  Gerhana Bulan Total Hiasi Langit Indonesia 7–8 September, Catat Jadwal Lengkapnya

Namun hasil investigasi lapangan tim media mendapati kondisi proyek justru memprihatinkan. Area sekitar bangunan tampak tidak terawat, ditumbuhi rumput liar, sebagian plafon jebol, cat dinding mengelupas, bahkan sebagian bangunan ditutup seng dan tidak difungsikan. Proyek yang seharusnya selesai dan bermanfaat bagi civitas akademika justru terkesan mangkrak. (01/10/25).

Sejumlah narasumber menyebut buruknya kualitas pekerjaan diduga akibat praktik “setoran” atau fee proyek yang mencapai 15–20 persen dari nilai kontrak, yang konon diwajibkan kepada rekanan oleh pihak universitas. Akibatnya, anggaran pelaksanaan proyek terpangkas sebelum pekerjaan dimulai, dan kontraktor terpaksa mengurangi kualitas untuk tetap meraup keuntungan.

“Setoran seperti itu tidak ada dalam aturan juklak dan juknis. Begitu anggaran dipotong di depan, otomatis kualitas korban,” ujar salah satu sumber.

Baca juga:  Yozi Rizal Sampaikan Ucapan Selamat Imlek 2026

Dugaan penyimpangan ini memicu kritik dari kalangan pemerhati pendidikan yang menilai Unila tidak cermat dalam perencanaan dan terkesan menghambur-hamburkan anggaran negara.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Universitas Lampung belum memberikan klarifikasi, meski sudah diminta keterangan. Diamnya pihak unila hanya mempertebal kecurigaan publik bahwa ada hal yang disembunyikan.

Kasus ini kembali menegaskan bahwa besarnya kucuran dana tidak menjamin perbaikan kualitas, selama transparansi dan akuntabilitas masih menjadi barang langka di Universitas Lampung. (Tim)

Berita Terkait

Dukung Kapolda Lampung, Ardho Minta Begal di Lampung Dibasmi
Kasus Dugaan Pemerasan Wahyudi dan Padli Berakhir Vonis 7 Bulan 20 Hari
Kadafi Diserang Isu PIP-KIP, Kuasa Hukum: Ada Konflik Keluarga di Balik Layar
Bocah Tewas Tenggelam di Hotel Swiss-Bel, Wali Kota Bandar Lampung Kecewa: Standar Keselamatan Dipertanyakan!
Pendekar Banten Turunkan Atlet Putri di Seleksi Sirkuit PON
Diduga Langgar Perwali, Alfamart Dekat Rumah Pejabat Tetap Kantongi Izin
Mahasiswa FISIP Unila Pelajari Strategi Redaksi dan Manajemen Media di sinarlampung.co
PAN Lampung Gelar Konsolidasi Akbar di Novotel, 1.500 Kader Siap “Satu Komando”

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 12:32 WIB

Dukung Kapolda Lampung, Ardho Minta Begal di Lampung Dibasmi

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:21 WIB

Kasus Dugaan Pemerasan Wahyudi dan Padli Berakhir Vonis 7 Bulan 20 Hari

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:02 WIB

Kadafi Diserang Isu PIP-KIP, Kuasa Hukum: Ada Konflik Keluarga di Balik Layar

Senin, 4 Mei 2026 - 13:20 WIB

Bocah Tewas Tenggelam di Hotel Swiss-Bel, Wali Kota Bandar Lampung Kecewa: Standar Keselamatan Dipertanyakan!

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:50 WIB

Diduga Langgar Perwali, Alfamart Dekat Rumah Pejabat Tetap Kantongi Izin

Rabu, 29 April 2026 - 18:16 WIB

PAN Lampung Gelar Konsolidasi Akbar di Novotel, 1.500 Kader Siap “Satu Komando”

Rabu, 29 April 2026 - 02:07 WIB

Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi PI 10%

Senin, 27 April 2026 - 14:45 WIB

Rumah Warga Purwodadi Lamsel Hangus Terbakar

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Dukung Kapolda Lampung, Ardho Minta Begal di Lampung Dibasmi

Senin, 11 Mei 2026 - 12:32 WIB