Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar Duduk Bareng Mahasiswa

- Editor

Senin, 23 Februari 2026 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKABAR.ID, Bandar Lampung – Suasana berbeda terlihat di Kantor DPRD Provinsi Lampung, Senin (23/2/2026). Di tengah aksi unjuk rasa BEM SI Lampung yang membawa bendera Aliansi Lampung Melawan, Ketua DPRD Provinsi Lampung,

Ahmad Giri Akbar memilih duduk bersama mahasiswa dan mendengarkan langsung aspirasi yang disampaikan.

Tak ada sekat. Di hadapan massa aksi, Giri Akbar membuka ruang dialog terbuka. Mahasiswa menyampaikan enam tuntutan terkait kebijakan pendidikan di Provinsi Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Enam poin itu meliputi menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama daerah, mewujudkan pendidikan gratis, penambahan anggaran pendidikan, peningkatan kesejahteraan guru honorer, pemindahan siswa dan guru SMA Siger ke sekolah berlegalitas resmi disertai jaminan beasiswa, serta dorongan penerapan pajak progresif untuk menopang anggaran pendidikan.

Baca juga:  Pesantren Kilat Ramadan Jadi Upaya Disdik Lampung Bentuk Karakter Siswa

Giri menegaskan DPRD menerima seluruh aspirasi tersebut. Ia menyatakan lembaganya akan menindaklanjuti dan mengawal tuntutan mahasiswa bersama Pemerintah Provinsi Lampung sesuai kewenangan yang dimiliki.

Turut mendampingi dalam dialog tersebut Wakil Ketua I DPRD Lampung Kostiana dan Ketua Komisi V DPRD Lampung Yanuar Irawan, serta sejumlah anggota dewan lainnya. Hadir pula perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung, termasuk jajaran Dinas Pendidikan.

Ketua Komisi V yang membidangi pendidikan menambahkan komitmen DPRD untuk fokus mengawal implementasi kebijakan pendidikan, termasuk program pendidikan gratis SMA dan SMK negeri, peningkatan kesejahteraan guru honorer, hingga penyelesaian persoalan sekolah yang belum memiliki legalitas agar tidak merugikan siswa.

Bagi DPRD Lampung, aksi mahasiswa merupakan bagian dari partisipasi publik yang harus dihormati. Dialog yang terbangun diharapkan menjadi langkah awal mencari solusi konkret demi perbaikan sistem pendidikan di Provinsi Lampung. (*)

Baca juga:  YLKI Lampung Pastikan Distribusi LPG di Pangkalan Masih Aman hingga Lebaran

Berita Terkait

Dukung Kapolda Lampung, Ardho Minta Begal di Lampung Dibasmi
Bocah Tewas Tenggelam di Hotel Swiss-Bel, Wali Kota Bandar Lampung Kecewa: Standar Keselamatan Dipertanyakan!
Diduga Langgar Perwali, Alfamart Dekat Rumah Pejabat Tetap Kantongi Izin
Mahasiswa FISIP Unila Pelajari Strategi Redaksi dan Manajemen Media di sinarlampung.co
PAN Lampung Gelar Konsolidasi Akbar di Novotel, 1.500 Kader Siap “Satu Komando”
Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi PI 10%
Rumah Warga Purwodadi Lamsel Hangus Terbakar
UD Sumatera Baja Bantah Tudingan Aktivitas Tambang Ilegal: Kegiatan Sesuai Izin Kegiatan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 12:32 WIB

Dukung Kapolda Lampung, Ardho Minta Begal di Lampung Dibasmi

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:21 WIB

Kasus Dugaan Pemerasan Wahyudi dan Padli Berakhir Vonis 7 Bulan 20 Hari

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:02 WIB

Kadafi Diserang Isu PIP-KIP, Kuasa Hukum: Ada Konflik Keluarga di Balik Layar

Senin, 4 Mei 2026 - 13:20 WIB

Bocah Tewas Tenggelam di Hotel Swiss-Bel, Wali Kota Bandar Lampung Kecewa: Standar Keselamatan Dipertanyakan!

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:50 WIB

Diduga Langgar Perwali, Alfamart Dekat Rumah Pejabat Tetap Kantongi Izin

Rabu, 29 April 2026 - 18:16 WIB

PAN Lampung Gelar Konsolidasi Akbar di Novotel, 1.500 Kader Siap “Satu Komando”

Rabu, 29 April 2026 - 02:07 WIB

Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi PI 10%

Senin, 27 April 2026 - 14:45 WIB

Rumah Warga Purwodadi Lamsel Hangus Terbakar

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Dukung Kapolda Lampung, Ardho Minta Begal di Lampung Dibasmi

Senin, 11 Mei 2026 - 12:32 WIB