DPRD Lampung minta kaji ulang alokasi MBG dari anggaran pendidikan

- Editor

Kamis, 26 Februari 2026 - 23:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKABAR.ID, Bandar Lampung – Anggota DPRD Lampung Kostiana meminta kajian ulang dari rencana penambahan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari alokasi pagu belanja sektor pendidikan dalam APBN Tahun Anggaran 2026.

Menurut dia, kebijakan itu berpotensi menggerus optimalisasi kinerja pada sektor pendidikan, terlebih anggaran belanja pendidikan telah mengalami pengurangan akibat efisiensi.

“Kita tentu mengapresiasi program MBG. Namun, kami tidak sepakat apabila pendanaannya memangkas anggaran pendidikan. Seharusnya MBG memiliki pos anggaran tersendiri dan tidak mengorbankan sektor pendidikan,” ujar Wakil Ketua DPRD Lampung itu dalam pernyataan di Bandarlampung, Kamis (26/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari total anggaran pendidikan sebesar Rp769 triliun, sekitar Rp223,5 triliun atau 29 persen, saat ini dikabarkan bakal dialokasikan untuk optimalisasi program MBG kepada masyarakat.

Baca juga:  Pemprov Lampung Revitalisasi SMAN Pulau Legundi Pesawaran, Wujud Pemerataan Pendidikan

Nilai tersebut melampaui pagu sejumlah kementerian yang secara langsung mengelola sektor pendidikan, seperti Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebesar Rp56,6 triliun serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi sebesar Rp61,8 triliun.

Menurut dia, pendidikan merupakan aspek fundamental dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ia menyayangkan apabila anggaran pendidikan justru digunakan untuk program di luar kebutuhan utama sekolah.

Ia mencontohkan masih banyaknya kondisi sekolah yang memprihatinkan, baik dari sisi bangunan maupun sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar.

“Di berbagai wilayah, kita masih melihat sekolah dengan fasilitas yang sangat terbatas dan kondisi bangunan yang kurang layak. Ini seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah,” katanya.

Baca juga:  Satpam Salah Satu BLK di Bandar Lampung Tewas Bunuh Diri

Ia menilai, jika anggaran pendidikan tidak terpecah untuk program lain, pemerintah dapat lebih fokus pada pemerataan fasilitas, rehabilitasi, serta revitalisasi sekolah-sekolah yang rusak. (*)

Berita Terkait

Dukung Kapolda Lampung, Ardho Minta Begal di Lampung Dibasmi
Bocah Tewas Tenggelam di Hotel Swiss-Bel, Wali Kota Bandar Lampung Kecewa: Standar Keselamatan Dipertanyakan!
Diduga Langgar Perwali, Alfamart Dekat Rumah Pejabat Tetap Kantongi Izin
Mahasiswa FISIP Unila Pelajari Strategi Redaksi dan Manajemen Media di sinarlampung.co
PAN Lampung Gelar Konsolidasi Akbar di Novotel, 1.500 Kader Siap “Satu Komando”
Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi PI 10%
Rumah Warga Purwodadi Lamsel Hangus Terbakar
UD Sumatera Baja Bantah Tudingan Aktivitas Tambang Ilegal: Kegiatan Sesuai Izin Kegiatan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 12:32 WIB

Dukung Kapolda Lampung, Ardho Minta Begal di Lampung Dibasmi

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:21 WIB

Kasus Dugaan Pemerasan Wahyudi dan Padli Berakhir Vonis 7 Bulan 20 Hari

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:02 WIB

Kadafi Diserang Isu PIP-KIP, Kuasa Hukum: Ada Konflik Keluarga di Balik Layar

Senin, 4 Mei 2026 - 13:20 WIB

Bocah Tewas Tenggelam di Hotel Swiss-Bel, Wali Kota Bandar Lampung Kecewa: Standar Keselamatan Dipertanyakan!

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:50 WIB

Diduga Langgar Perwali, Alfamart Dekat Rumah Pejabat Tetap Kantongi Izin

Rabu, 29 April 2026 - 18:16 WIB

PAN Lampung Gelar Konsolidasi Akbar di Novotel, 1.500 Kader Siap “Satu Komando”

Rabu, 29 April 2026 - 02:07 WIB

Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi PI 10%

Senin, 27 April 2026 - 14:45 WIB

Rumah Warga Purwodadi Lamsel Hangus Terbakar

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Dukung Kapolda Lampung, Ardho Minta Begal di Lampung Dibasmi

Senin, 11 Mei 2026 - 12:32 WIB