Polda Lampung Perketat Aturan Pengawalan Lalu Lintas, Kurangi Sirine dan Utamakan Humanisme

- Editor

Rabu, 24 September 2025 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKABAR.ID, LAMPUNG – Polda Lampung menindaklanjuti arahan Kakorlantas Polri terkait pengawalan lalu lintas yang selama ini kerap menjadi sorotan publik. Dalam evaluasi terbaru, Polri menekankan pentingnya perubahan kultur dalam setiap kegiatan pengawalan agar lebih humanis, profesional, dan tetap menjaga keselamatan serta kelancaran lalu lintas.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menjelaskan bahwa kebijakan pengawalan lalu lintas kini diarahkan untuk mengedepankan prinsip keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

“Polri menegaskan pengawalan bukan sekadar tugas rutin, tetapi juga representasi wajah humanis Polantas di mata masyarakat,” ujarnya, (23/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk sementara waktu, pengawalan lalu lintas dibekukan. Meski begitu, personel tetap diperbolehkan siaga di lokasi BKO pejabat yang dikawal. Dalam kondisi darurat, pengawalan tetap dapat dilakukan sesuai standar operasional, namun tanpa penggunaan sirine maupun lampu rotator.

Baca juga:  Nataru 2025/2026 di Lampung, 4.021 Personel Dikerahkan Untuk Keamanan

“Suara sirine hanya boleh dipakai pada kondisi krusial atau darurat, bahkan pada waktu sore dan malam hari diimbau untuk tidak digunakan sama sekali,” jelas Yuyun.

Menurutnya, kritik masyarakat terhadap pola pengawalan menjadi bahan introspeksi bagi Polantas. Pengawalan yang dianggap arogan harus ditinggalkan, digantikan dengan pendekatan persuasif.

“Senyum petugas adalah marka utama, bukan manuver berlebihan yang menimbulkan antipati. Inilah bagian dari reformasi kultur yang sedang kita jalankan,” tegasnya.

Selain itu, setiap pelaksanaan pengawalan terhadap tokoh agama, tokoh masyarakat, maupun tokoh adat wajib terlebih dahulu dilaporkan kepada Kapolda sebagai bahan monitoring pimpinan.

“Prinsipnya, kehadiran polisi di jalan harus menjadi solusi, bukan menambah masalah. Tugas pengawalan adalah kehormatan, sehingga setiap personel wajib melaksanakannya dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab,” pungkas Yuyun.

Baca juga:  Komunitas Ojol Tidak Mau Terprovokasi, Bagikan Ribuan Mawar Untuk Anggota Polri dan TNI di Sekitar Monas

Dengan penekanan pada profesionalisme dan humanisme, Polri berharap peran Polantas dalam pengawalan lalu lintas tidak hanya menjaga kelancaran arus kendaraan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Berita Terkait

Polresta Bandar Lampung Gelar Operasi Patuh Krakatau 2026, Berlangsung hingga 8 November
Respon Sebaran Abu Vulkanik, Brimob Lampung Bersihkan Jalan Utama Bandar Lampung
Polisi Tindak Tegas Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara
Kebakaran Hutan di Way Kambas, Kapolda Lampung Bersama Tim SAR Satuan Brimob Polda Lampung Pantau Lokasi
Operasi Ketupat Krakatau 2026, Brimob Lampung Intensifkan Patroli Dialogis
Polda Lampung Bongkar Tambang Emas Ilegal di Way Kanan, 14 Orang Jadi Tersangka
Tokoh Way Kanan Minta Buruh Tambang Tak Jadi Sasaran Penertiban Tambang Ilegal
Peredaran Ganja 13,8 Kg di Lampung Selatan Terungkap oleh Polda Lampung, Satu Pengedar Diamankan

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Prabowo Tekankan Kepentingan Nasional, Penghematan APBN untuk Kesejahteraan Rakyat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Hotspot Turun 1.019 Titik, Pemadaman dan Perlindungan Satwa Terus Diperkuat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Meutya Hafid Jadi Menteri Perempuan dengan Kinerja Terbaik Versi Survei IPO

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Tinjau MagangHub di BRI, Menaker Minta Kuota dan Persebaran Peserta Diperluas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Prabowo Paparkan Capaian Dua Tahun Kabinet Merah Putih, dari MBG hingga Bedah Rumah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Prabowo Bidik Penyaluran Kredit Rp400 Triliun, Dorong Ekonomi dari Daerah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Gunung Kucing di Ujung Tanduk: Pemkot Saling Lempar Kewenangan, WALHI Desak Bukit Dilindungi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Minta Kabinet Tegas Jaga Kepentingan Nasional

Berita Terbaru