SEKABAR.ID, BANDAR LAMPUNG – Dewan Pengurus Pusat Konsorsium Pengawasan Audit Independen Republik Indonesia (DPP KPAI RI) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah mitigasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung dalam menghadapi potensi kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino.
Ketua DPP KPAI RI, M. Yunus, menilai kesiapsiagaan pemerintah daerah melalui BPBD merupakan langkah strategis untuk meminimalkan dampak kekeringan, khususnya dalam menjamin pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih.
Menurut Yunus, upaya antisipatif yang dilakukan sejak dini jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan penanganan setelah krisis meluas. Oleh karena itu, program penyediaan sarana dan prasarana distribusi air bersih harus didukung oleh semua pihak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
”Kami mengapresiasi komitmen BPBD Provinsi Lampung yang telah menyiapkan langkah mitigasi menghadapi musim kemarau. DPP KPAI RI mendukung penuh program tersebut karena menyangkut kebutuhan hajat hidup orang banyak,” ujar M. Yunus, Selasa (14/7/2026).
Guna mengoptimalkan penanggulangan bencana, KPAI RI juga mengajak pemerintah kabupaten/kota, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga warga untuk berkolaborasi secara aktif. Salah satu langkah konkret yang bisa dilakukan masyarakat adalah dengan menjaga penggunaan air secara bijak.
Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, dampak buruk dari kemarau ekstrem ini diharapkan dapat ditekan seminimal mungkin. Dengan demikian, pasokan air bersih tetap terjaga, dan aktivitas sosial-ekonomi masyarakat Lampung dapat terus berjalan dengan baik tanpa hambatan berarti. (*)






