DPRD Lampung ingatkan dampak ekonomi jika kuota biosolar dipangkas

- Editor

Senin, 23 Februari 2026 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKABAR.ID, Bandar Lampung – Sekretaris Komisi IV DPRD Lampung Yusnadi menilai penurunan kuota BBM bersubsidi jenis biosolar berpotensi berdampak langsung terhadap roda perekonomian daerah.

Ia menegaskan biosolar saat ini merupakan penopang utama aktivitas sektor produktif di Lampung, mulai dari pertanian, perikanan, UMKM hingga distribusi logistik.

“Harus dikaji dan dibaca secara riil kebutuhan masyarakat. Jangan hanya melihat angka statistik. Tidak dikurangi saja sudah terjadi antrean, apalagi kalau dikurangi,” kata Yusnadi dalam pernyataan di Bandarlampung, Senin (23/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan kebijakan berbasis angka serapan administrasi tidak boleh mengabaikan fakta lapangan. Sepanjang 2025 hingga awal 2026, antrean biosolar masih kerap terjadi di sejumlah SPBU, menandakan kebutuhan riil masyarakat belum sepenuhnya terpenuhi.

Baca juga:  Satpam Salah Satu BLK di Bandar Lampung Tewas Bunuh Diri

Berdasarkan data dari Pertamina Patra Niaga, kuota biosolar Lampung tahun 2026 tercatat sekitar 779.231 kiloliter atau turun 1,45 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara kuota pertalite menjadi 663.420 kiloliter atau merosot sekitar 11,41 persen dibanding 2025.

Sebelumnya, Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Lampung, Sopian Atiek, mengatakan penyesuaian dilakukan karena tingkat penyerapan tahun sebelumnya dinilai belum optimal.

Namun, DPRD mengingatkan, pengurangan kuota di daerah agraris seperti Lampung bisa berdampak berantai terhadap biaya produksi dan distribusi barang. Jika pasokan tersendat, bukan hanya pengguna BBM yang terdampak, tetapi juga harga kebutuhan pokok di pasaran. (*)

Berita Terkait

APBD-P 2026 Bandar Lampung Naik Jadi Rp3,06 Triliun, Fokus Penanganan Drainase dan Banjir
Cegah ISPA dan Kontaminasi Abu Vulkanik, Pemkot Bandar Lampung Bagikan Masker di Jalan Protokol
Atasi Debu Vulkanik Anak Krakatau, Pemkot Bandar Lampung Semprot Jalan Tiap 3 Jam dan Bagikan Masker
Ruang Kreatif, Olahraga, hingga Eksplorasi Kopi Lampung Dihadirkan pada ​Festival Krakatau XXXV
Dua Jurnalis Diduga Dikeroyok Saat Liputan Proyek Gerbang UIN Raden Intan Lampung
Perkuat Mitigasi Karhutla, Wagub Jihan Dorong Kesiapan Personel, Armada hingga Water Bombing
Bandar Lampung Expo 2026 Serap APBD Rp1,3 M, Disdag Diduga Gagal Sedot Pengunjung
Polisi Tindak Tegas Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Polisi Tindak Tegas Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api di Lampung Utara

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Kebakaran Hutan di Way Kambas, Kapolda Lampung Bersama Tim SAR Satuan Brimob Polda Lampung Pantau Lokasi

Senin, 16 Maret 2026 - 08:05 WIB

Operasi Ketupat Krakatau 2026, Brimob Lampung Intensifkan Patroli Dialogis

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:22 WIB

Polda Lampung Bongkar Tambang Emas Ilegal di Way Kanan, 14 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:11 WIB

Tokoh Way Kanan Minta Buruh Tambang Tak Jadi Sasaran Penertiban Tambang Ilegal

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:09 WIB

Peredaran Ganja 13,8 Kg di Lampung Selatan Terungkap oleh Polda Lampung, Satu Pengedar Diamankan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 08:48 WIB

Jelang Nataru 2025–2026, Polri Intensifkan Patroli Dialogis Amankan Gereja dan Objek Vital

Jumat, 19 Desember 2025 - 21:27 WIB

Nataru 2025/2026 di Lampung, 4.021 Personel Dikerahkan Untuk Keamanan

Berita Terbaru